Rabu, 22 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Data CPI Jerman Bisa Tekan Euro

Kamis, 29 Januari 2015 10:24 WIB
Dibaca 175

Monexnews - Bank Sentral AS (Fed) dinihari tadi masih memberikan sinyal akan menaikan suku bunga acuannya. Pasar masih berekspektasi Fed akan menaikan suku bunganya di awal semester 2 2015. Hasil ini mendorong penguatan dollar AS dan menekan indeks saham AS. Arah kebijakan Bank Sentral AS ini seakan berlawanan dengan bank sentral utama dunia lainnya yang masih dan mungkin akan kembali ke pelonggaran moneter.

Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ), pagi ini, juga telah merilis hasil rapat moneter yang memberikan sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga karena tingkat inflasi Selandia Baru yang menurun. Sebelumnya Bank Sentral Australia (RBA) juga dispekulasikan akan melakukan pemangkasan suku bunga. Ini menjaga dollar AS menguat terhadap mata uang utama dunia lainnya.

Sore nanti, Jerman akan merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Bulan Januari yang diekspektasikan para analis turun 0,8% dibandingkan bulan sebelumnya. Hasil yang negatif ini akan memberikan beban tambahan bagi nilai tukar euro. Selain itu, Jerman juga akan merilis data perubahan jumlah pengangguran untuk bulan Desember yang diperkirakan mengalami penurunan 9000 orang. Semakin tinggi penurunannya berarti jumlah pengangguran di Jerman menurun.

Malam hari, AS akan merilis data Klaim Tunjangan Pengangguran dan data Penjualan Rumah Tertunda. Data  yang lebih bagus dari prediksi akan semakin mengokohkan penguatan dollar AS.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar