Kamis, 23 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Data Ekonomi AS Bisa Beri Sentimen Negatif Ke Dollar AS

Jumat, 22 Mei 2015 10:03 WIB
Dibaca 192

Monexnews - Indeks dollar AS masih bertahan di kisaran 95.00. Namun data-data ekonomi AS yang dirilis semalam seperti data Penjualan Rumah Second, PMI Manufaktur, dan Indeks Manufaktur Philadelphia, yang lebih buruk dari perkiraan analis bisa memberikan sentimen negatif ke indeks dollar AS pagi ini.

Siang ini pasar keuangan Asia menunggu hasil rapat moneter Bank Sentral Jepang (BOJ). BOJ juga akan mengadakan konferensi pers mengenai outlook kebijakan moneternya. Kemungkinan tidak ada yang baru dari kebijakan moneter BOJ namun mungkin BOJ akan menaikan outlook ekonomi Jepang, menurut Harian Nikkei.  Indeks saham berjangka Nikkei sedikit tertekan menjelang pengumuman BOJ ini, sementara nilai tukar yen menguat terhadap dollar AS.

Indeks saham berjangka Hang Seng melesat di pembukaan pagi ini mengikuti kenaikan indeks saham Shanghai China sebesar 1%. Saham-saham perusahaan China menguat terutama saham-saham sektor keuangan seperti New China Life Insurance, China Merchants Bank dan beberapa perusahaan sekuritas. Indeks saham berjangka KOSPI juga bergerak positif sejak pembukaan. KOSPI berjangka telah naik sebesar 1,14%.

Pada pembukaan pasar Eropa, pasar keuangan akan mendapatkan market mover dari pidato Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi di forum mengenai inflasi dan tingkat pengangguran di Eropa,  dan data survei Iklim Bisnis Jerman oleh Ifo. Sementara Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE), Mark Carney akan berbicara di forum yang sama pada pukul 18.00 WIB.

Malam hari, Kanada dan AS akan merilis data penting Indeks Harga Konsumen (CPI) yang bisa mengindikasikan tingkat inflasi di kedua negara tersebut. Indikasi kenaikan tingkat inflasi bisa mendorong penguatan nilai tukar masing-masing dan sebaliknya. Dinihari, Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen, akan berpidato mengenai outlook ekonomi AS di forum yang diadakan Kamar Dagang Providence, Rhode Island, AS. Pasar akan menyimak indikasi outlook kebijakan moneter AS dari pidato Yellen ini. Sinyal kenaikan suku bunga bisa mendorong penguatan dollar AS.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar