Rabu, 18 Oktober 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Data Ekonomi AS Masih Lemah Untuk Pengurangan Stimulus

Kamis, 15 Agustus 2013 11:56 WIB
Dibaca 201

Monexnews - Indeks dollar AS hari ini mendapatkan sentimen pelemahan karena data indeks harga produsen yang dirilis semalam di bawah ekspektasi pasar, 0,0% vs 0,4%. Ini mengindikasikan kenaikan inflasi AS masih sulit untuk mencapai target 2% seperti yang ditetapkan oleh Federal Reserve sehingga pasar beranggapan bahwa rencana pengurangan stimulus AS masih belum akan dijalankan dalam waktu dekat.

Pasar keuangan akan menantikan hasil rapat kebijakan bank sentral AS pada bulan September yang banyak diekspektasikan pengurangan stimulus akan diputuskan pada rapat tersebut. Dengan waktu yang tidak lama lagi, pasar akan fokus pada data-data ekonomi AS yang akan dirilis sepanjang Agustus dan awal September nanti untuk memproyeksikan kemungkinan keputusan yang akan diambil oleh Fed pada rapat bulan September tersebut.

Hari ini data ekonomi AS yang akan dirilis yaitu data indeks harga konsumen (CPI), data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS, data indeks manufaktur di wilayah New York dan Philadelphia. Pasar akan mencari petunjuk mengenai kesehatan ekonomi AS pada data-data yang akan dirilis tersebut. Bagusnya data-data ini akan kembali membuka pandangan bahwa Fed akan mengurangi stimulus dalam waktu dekat yang berimplikasi pada penguatan dollar AS dan sebaliknya bila data-data ini lebih rendah dari ekspektasi maka dollar akan melemah kembali.

Sebelum data-data ekonomi AS dirilis, pada sore hari, data ekonomi Inggris- penjualan ritel- akan dirilis. Data penjualan ritel ini juga merupakan indikator kesehatan ekonomi Inggris karena ekonomi Inggris juga bergantung pada penjualan ritel domestik. Bagusnya data ini akan mendorong penguatan sterling dan sebaliknya bila data ini di bawah ekspektasi pasar maka sterling akan melemah.

Salah seorang petinggi Federal Reserve, James Bullard, kembali akan berpidato jelang pembukaan pasar AS. Bullard dikenal sebagai pendukung pelonggaran moneter dan khawatir mengenai inflasi yang masih tetap rendah. Namun Bullard membuka kemungkinan pengurangan sedikit stimulu moneter pada rapat September nanti.

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar