Jumat, 24 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Data Ekonomi Inggris Akan Jadi Pusat Perhatian Pasar

Rabu, 13 Agustus 2014 10:39 WIB
Dibaca 197

Monexnews - Indeks Dollar AS masih tertopang penguatannya dengan data ekonomi dari Zona Euro yaitu hasil survei sentimen ekonomi Jerman dan Zona Euro oleh ZEW yang jauh di bawah perkiraan pasar membuat nilai tukar euro tertekan terhadap dollar AS dan mata uang utama dunia lainnya.

Pagi ini bursa saham Asia bergerak beragam. Indeks saham Nikkei dan Kospi bergerak menguat tipis sementara indeks saham Hang Seng tertekan. Sentimen negatif dari pelemahan bursa saham AS semalam membayangi kinerja indeks saham Asia di awal sesi. Pasar saham juga masih menunjukkan kekhawatiran mengenai potensi ekskalasi konflik terutama di perbatasan Ukraina - Rusia.

Data GDP kuartal ke-2 Jepang telah dirilis pagi ini dan hasilnya mengalami penurunan 1,7% dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada kuartal pertama, GDP Jepang mencatat pertumbuhan 1,5% dibandingkan kuartal sebelumnya. Data yang negatif ini bisa membuka opini bahwa Bank Sentral Jepang berpeluang menambah program stimulusnya. Nilai tukar yen berpeluang melemah akibat data ini.

Selain itu, data Survei Sentimen Konsumen Australia dari Westpac juga telah dirilis dan hasilnya lebih bagus dari bulan sebelumnya. Survei ini sempat mendorong penguatan nilai tukar dollar Australia. Nilai tukar AUD kembali tertekan turun setelah data Indeks Gaji mengalami kenaikan di bawah prediksi pasar.

Pasar masih menunggu serangkaian data ekonomi penting hari ini. China akan merilis Data Produksi Industri yang bisa mempengaruhi pergerakan indeks saham Asia, nilai tukar AUD, NZD dan CAD, serta harga komoditi.

Sore hari data-data ekonomi Inggris akan jadi pusat perhatian pasar. Inggris akan merilis data tenaga kerja seperti Klaim Tunjangan Pengangguran, Tingkat Pengangguran dan Indeks Rata-rata Pendapatan. Inggris juga akan merilis data Laporan Inflasi dari Bank Sentral Inggris (BOE). Nilai tukar poundsterling dan Indeks saham FTSE akan mendapatkan market mover dari data-data ini. Pasar telah lama menilai bahwa BOE akan lebih dulu menaikan suku bunga di antara negara-negara G7. Bagusnya data-data ekonomi terutama data tenaga kerja dan inflasi bisa mendukung opini tersebut. Potensi pengetatan suku bunga bisa mendorong penguatan nilai tukar poundsterling.

Sementara itu Zona Euro akan merilis data Produksi Industri. Nilai tukar euro akan kembali diuji dengan data ini setelah kemarin sempat melemah karena data Survei Sentimen Ekonomi-nya dirilis lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Dari AS akan dirilis data Penjualan Ritel Bulan Juli. Ekonomi AS sangat tergantung pada ekonomi domestik sehingga data Penjualan Ritel bisa menjadi market mover penting bagi nilai tukar dollar dan Indeks Saham AS.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar