Kamis, 23 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Data Neraca Perdagangan China Tidak Impresif, Tekan Pasar

Kamis, 10 April 2014 11:20 WIB
Dibaca 284

Monexnews - Indeks dollar AS tertekan cukup dalam pasca FOMC Minutes dirilis. Indeks tertekan ke area 79.5. Dalam FOMC Minutes terungkap bahwa mayoritas pejabat Fed tidak lagi menggunakan angka pengangguran 6,5% sebagai benchmark untuk mengetatkan kebijakan moneter. Seperti kita ketahui, tingkat pengangguran AS dalam tren penurunan dan bisa menyentuh kisaran 6,5% dalam waktu dekat. Ini bisa diindikasikan bahwa Fed tidak menginginkan kebijakan pengetatan moneter dalam waktu dekat.

Indikasi yang terungkap dari FOMC Minutes ini membawa sentimen positif ke pasar saham global. Indeks saham Dow Jones Futures menguat 1,11%  dan ditutup di kisaran 16360. Indeks SAham DAX futures ditutup menguat 0,72% di level 9565.0. Sentimen positif dari pasar saham AS pada malam hari kemarin, tertular ke pembukaan saham Asia pagi ini. Indeks saham Nikkei Futures dibuka menguat 0,59%, Hangseng Futures dibuka menguat 0,73% dan Kospi Futures dibuka menguat 0,46%.

Selain market mover dari FOMC Minutes, pagi ini pasar juga mendapatkan market mover dari data Pesanan Mesin Jepang yang turun 8,8% di bawah prediksi -3,2%, data Tingkat Pengangguran Australia yang turun menjadi 5,8% lebih bagus dari ekspektasi 6,0% dan data Neraca Perdagangan China yang surplus 7,71 milyar dollar AS. Data dari Jepang dan China sepertinya memberikan sentimen negatif ke pasar. Penurunan pesanan mesin di Jepang menunjukan pemulihan ekonomi Jepang masih rapuh. Surplus perdagangan China terlihat jauh di bawah rata-rata yang biasanya mencapai 20 milyar dollar. Indeks saham Asia mendapatkan tekanan dari data-data ini. Sementara data Australia memberikan sentimen positif ke nilai tukar dollar Australia.

Dari kawasan Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) akan merilis Buletin Bulanan ECB yang berisi catatan ECB mengenai kondisi ekonomi zona euro saat ini dan ke depannya. Pandangan yang optimistik bisa menjadi dorongan bagi penguatan nilai tukar euro. Sementara Bank Sentral Inggris (BoE) akan merilis keputusan rapat moneter terkait tingkat suku bunga acuan dan besaran program stimulus yang diperkirakan tidak akan berubah dari sebelumnya sehingga hasilnya mungkin tidak terlalu berpengaruh pada nilai tukar poundsterling.

Sementara dari AS akan dirilis data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan yang diprediksi terdapat 314 ribu klaim lebih bagus dari data minggu sebelumnya 326 ribu klaim. Klaim Tunjangan Pengangguran dari minggu ke minggu memang berfluktuasi di bawah kisaran 350 ribu sepanjang 2014 ini. Hasil yang lebih rendah dari 314 ribu bisa mendorong penguatan dollar AS.

Malam ini akan digelar pertemuan G7 di Washington, AS. Pasar akan memperhatikan isu yang terkait krisis Ukraina-Rusia yang masih menghangat. Bila ada sangsi baru yang lebih keras diterapkan ke Rusia, tentu akan menjadi market mover baru bagi pasar dan bisa mendorong sentimen risk aversion atau alih resiko.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar