Minggu, 19 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Data NFP Lemahkan Dollar, Data China Gairahkan Pasar Keuangan

Senin, 9 September 2013 11:02 WIB
Dibaca 160

Monexnews - Hasil Non farm Payrolls AS yang mengecewakan, di bawah prediksi pasar dan revisi turun data bulan sebelumnya, membuat dollar AS kembali melemah. Tapi ini bukan berarti peluang untuk pengurangan stimulus bank sentral AS hilang sama sekali. Sebagian pelaku pasar masih memperkirakan Fed akan melakukan pengurangan stimulus pada rapatnya bulan September ini.

Pekan ini pasar juga masih dihadapkan pada rencana aksi militer ke Suriah. AS masih mengumpulkan dukungan ke negara-negara sekutunya di Eropa dan Liga Arab dan dilaporkan dukungan terhadap rencana aksi tersebut juga semakin menguat. Sementara dari internal AS sendiri, Kongres baru akan mengambil suara mengenai rencana serangan ini pada pekan ini. Sebelum voting tersebut, Obama akan berpidato menjelaskan maksud dan skala penyerangan pada hari Selasa Malam waktu Washington. Penyerangan ke Suriah ini telah dan masih akan berimplikasi pada kenaikan harga minyak mentah dan harga emas. Indeks saham bisa tertekan turun bila pelaku pasar melihat konflik ini akan meluas antara dua kubu di dunia, AS dan sekutunya dengan Rusia.

Pagi ini bursa saham Jepang mendapatkan dukungan naik dari euforia disetujuinya Tokyo menjadi kota penyelenggara Olimpiade 2020. Selain itu, data GDP kuartal ke-2 yang positif 0,9% lebih tinggi dari data sebelumnya 0,6% dan data current account yang surplus juga memberikan dukungan bagi Nikkei. Semakin stabilnya data ekonomi Jepang membuat peluang kenaikan pajak penjualan disetujui oleh PM Shinzo Abe di bulan Oktober semakin besar.

Sementara China melaporkan indeks harga konsumen masih stabil di bulan Agustus sementara tingkat deflasi pada harga produsen semakin menurun yang menunjukkan ekonomi China mulai stabil. Data neraca perdagangan China yang dirilis hari Minggu kemarin juga menambah optimisme pasar. Surplus perdagangan China naik menjadi 28,6 milyar dollar AS lebih tinggi dari data sebelumnya 17,8 milyar dollar. Ekspor naik 7,2% di Agustus, lebih tinggi dari ekspektasi 6%. Data positif China ini mendukung kenaikan indeks saham regional dan mata uang Australia serta harga komoditi.

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar