Sabtu, 21 Oktober 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Alami Tekanan Karena Berita Negatif

Kamis, 2 April 2015 10:04 WIB
Dibaca 167

Monexnews - Indeks Dollar AS tertekan pasca dirilisnya data Non-farm Payrolls versi ADP yang di bawah kisaran 200 ribu pekerja. Selain itu, dollar AS juga tertekan karena data ISM Manufacturing AS dirilis di bawah perkiraan, 51,5 vs 52,5.

Penurunan dollar AS terlihat pada pergerakan harga komoditas yang mengalami reli seperti harga emas yang naik mendekati kisaran $1209 per troy ons, dan harga minyak mentah yang menguat ke kisaran $50 per barel.

Data ekonomi AS yang lebih buruk dari ekspektasi analis juga memunculkan ekspektasi Bank Sentral AS akan menahan lebih lama lagi kenaikan suku bunga acuannya. Ekspektasi ini mendorong penguatan indeks saham Asia berjangka pagi ini.

Pagi ini telah dirilis data Neraca Perdagangan Australia bulan Februari yang ternyata mengalami defisit yang lebih besar dari bulan sebelumnya, A$1,26 milyar vs A$1,0 milyar. Hasil ini memberikan tekanan pada dollar Australia terhadap dollar AS yang kini berada di kisaran 0.7573.

Sore hari, market mover dari Inggris yaitu data PMI Construction bulan Maret yang diperkirakan sebesar 59,1. Data ini cukup berpengaruh pada pergerakan poundsterling. Data ini menunjukkan kesehatan bisnis konstruksi yang menyerap banyak tenaga kerja di Inggris. Dari Bank Sentral Eropa (ECB) akan dirilis notulen rapat moneter bank sentral tanggal 5 Maret lalu. Notulen ini berisi diskusi yang terjadi sepanjang rapat. Para pelaku pasar kemungkinan tidak akan mendapatkan hal baru dari notulen ini karena ECB dengan jelas telah memilih pelonggaran kuantitatif dan masih berlangsung.

Malam hari, para pelaku pasar akan disuguhkan data Neraca Perdagangan bulan Februari dari AS dan Kanada. Masing-masing diekspektasikan akan terjadi penurunan defisit meskipun kecil. Penurunan defisit bisa mendorong penguatan nilai tukar masing-masing. Selain itu, AS akan merilis data tenaga kerja mingguan yaitu data Klaim Tunjangan Pengangguran. Jumlah klaim diperkirakan hampir sama dengan klaim minggu sebelumnya. AS juga akan merilis data Pesanan Pabrik bulan Februari yang diperkirakan mengalami penurunan sebesar 0,4 % dibandingkan bulan sebelumnya. Padahal bulan sebelumnya data ini juga mengalami penurunan. Hasil yang negatif akan memperlemah dollar AS. Saat ini dollar AS sangat rentan terhadap berita-berita negatif.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar