Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Masih Kuat

Senin, 29 September 2014 10:17 WIB
Dibaca 288

Monexnews - Indeks Dollar AS masih mempertahankan penguatannya setelah data ekonomi GDP Final AS kuartal ke-2 dirilis naik 4,6%, sesuai dengan prediksi dan di atas hasil pengukuran sebelumnya. Indeks kini berada di kisaran 85.67 (menurut Bloomberg.com) bergerak menguat dibandingkan level penutupan sesi terakhir pekan lalu di 85.64.

Di awal pekan ini, indeks saham Asia berjangka terlihat bergerak beragam. Indeks Hang Seng terlihat tertekan cukup dalam dibandingkan penutupan Jumat karena aksi demonstrasi besar-besaran di Hong Kong mengundang kekhawatiran pasar mengenai stabilitas politik di kawasan tersebut. Sementara Nikkei masih tertopang oleh pelemahan yen Jepang yang kini masih berada di kisaran 109.4 yen per dollar AS. Dan indeks Kospi mendapat dukungan dari data Current Account Korea Selatan bulan Agustus yang mengalami lonjakan surplus.

Siang ini pasar akan mendapatkan market mover dari data CPI Jerman (yang masih belum dipastikan jam rilisnya) dan Spanyol untuk Bulan September yang diperkirakan mengalami penurunan di bawah 0%. Data yang negatif akan memberikan tekanan kembali ke nilai tukar euro yang mengalami tekanan karena prospek tingkat inflasi yang mendekati level 0%.

Dari AS, para pelaku pasar mungkin akan merespon data Core PCE Price Index, Personal Spending, dan Pending Home Sales. Ketiga data ini menunjukkan perkembangan aktivitas ekonomi di AS selama bulan Agustus terutama di sektor konsumsi dan perumahan. Hasil yang melebihi ekspektasi pasar bisa menahan penguatan dollar AS.  

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar