Jumat, 24 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Masih Ragu untuk Menguat

Jumat, 24 April 2015 10:00 WIB
Dibaca 194

Monexnews - Indeks dollar AS tertekan turun kembali mendekati area 97.00 karena buruknya data-data ekonomi AS yang dirilis semalam. Tiga data ekonomi AS, Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan, PMI Manufaktur dan data Penjualan Rumah Baru, dirilis di bawah ekspektasi pasar. Hasil ini menurunkan kembali ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan.

Hasil yang berbeda diperlihatkan oleh indeks-indeks saham AS yang rata-rata menguat. Bahkan NASDAQ semalam memecahkan rekor tertinggi yang terbentuk pada bulan Maret tahun 2000. Penguatan harga saham Apple menjadi faktor penguatan NASDAQ.

Pelemahan dollar AS membantu penguatan harga emas dan minyak mentah WTI. Harga emas sempat menguat kembali ke area $1197 per troy ons. Sementara harga minyak mentah WTI kembali menguat ke area $58 per barel. Ketegangan di wilayah Yaman yang dibombardir Arab Saudi menyebabkan kekhawatiran terhadap suplai minyak mentah sehingga harga minyak terdongkrak naik.

Sore ini, data survei Iklim bisnis Jerman Ifo bulan April akan menjadi market mover bagi nilai tukar euro. Data ini menunjukkan tingkat keyakinan para pebisnis Jerman mengenai kondisi bisnis dalam 6 bulan ke depan. Ekspektasi menunjukkan tingkat keyakinan yang lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Hasil yang lebih rendah dari perkiraan akan mendorong pelemahan nilai tukar euro.

Selain itu, hasil pertemuan para menteri keuangan Zona Euro juga ditunggu pelaku pasar hari ini karena agendanya yang membahas proposal reformasi keuangan Yunani untuk mendapatkan dana bailout 7,2 milyar euro. Sinyal penolakan terhadap proposal Yunani akan mendorong pelemahan nilai tukar euro dan mungkin bisa mendorong penguatan aset-aset safe haven.

Malam hari, AS akan merilis data Durable Goods Orders bulan Maret. Data diperkirakan mengalami kenaikan pesanan dibandingkan bulan sebelumnya. Hasil yang sesuai atau melebihi prediksi bisa mendorong penguatan dollar AS. Nilai tukar dollar AS masih rentan dengan hasil data-data ekonomi AS karena pasar masih meragukan kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat.

Dari bursa saham AS, hari ini Xerox akan merilis laporan penghasilannya sebelum pasar saham AS ditutup.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)


Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar