Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Masih Terlihat Kuat

Rabu, 3 September 2014 10:23 WIB
Dibaca 279

Monexnews - Indeks dollar AS masih membukukan level tertinggi baru 2014 kemarin di 83.03, menurut platform Monex Trader. Penguatan dollar AS ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

  1. Persepsi mengenai outlook ekonomi AS semakin membaik lewat rilisan data-data ekonomi yang lebih bagus dari prediksi sehingga membuka peluang Bank Sentral AS (Fed) menaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Data Non-farm Payrolls yang akan dirilis Jumat ini diperkirakan masih di atas 200 ribu. Angka di atas 200 ribu masih dipersepsikan bagus oleh Pasar.
  2. Terbukanya peluang kebijakan pelonggaran moneter baru dari Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menghambat pelambatan tingkat inflasi Zona Euro pada rapat moneter ECB Kamis ini.
  3. Referendum Skotlandia yang menginginkan pemisahan dari Inggris Raya dimana survei menunjukkan penambahan orang yang menginginkan pemisahan.
  4. Sikap Bank Sentral Australia (RBA) yang masih melihat nilai tukar Australia masih terlalu tinggi dibandingkan fundamental ekonomi Australia.
  5. Sikap Bank Sentral Jepang (BoJ) yang masih mempertahankan pelonggaran moneter dan masih membuka opsi penambahan stimulus. Pasar pun masih mempercayainya melihat data-data ekonomi Jepang yang masih belum solid.


Penguatan dollar AS kelihatannya masih akan membayangi pergerakan beragam instrumen keuangan hari ini.

Pagi ini indeks Nikkei, seperti biasa, menguat seiiring dengan pelemahan yen Jepang. Yen Jepang saat ini sudah mencapai level tinggi 105.26 yen per dollar AS mendekati level tertinggi bulan Januari 2014. Indeks Hang Seng menguat pasca rilisan data PMI Sektor Jasa China yang lebih bagus dari perkiraan. Sementara indeks Kospi dibuka melemah pagi ini setelah data cadangan devisa Korea Selatan bulan Agustus dirilis lebih rendah dari bulan sebelumnya, 367,57 miliar dollar vs 368,03 miliar dollar.

Data GDP kuartal kedua Australia telah dirilis pagi ini dan hasilnya lebih bagus dari perkiraan, 0,5% vs 0,4% sehingga sempat menguatkan AUDUSD ke level 0.9302, namun tertekan turun kembali karena dollar AS yang masih kuat. Gubernur RBA, Glenn Stevens, akan berbicara pagi ini di hadapan komite pembangunan ekonomi Australia Luncheon. Indikasi soal kebijakan moneter dari pidato Stevens bisa menggerakan dollar Aussie hari ini.

Dari pasar Eropa, akan dirilis data PMI Sektor Jasa Spanyol, Italia, dan Inggris serta Penjualan Ritel Zona Euro. Data-data ini bisa memberikan petunjuk bagi pelaku pasar mengenai kesehatan ekonomi dari kawasan Eropa ini. Hasil yang lebih bagus dari proyeksi mungkin bisa menghambat pelemahan nilai tukar poundsterling dan euro.

Dari Pasar AS, akan dirilis hasil rapat kebijakan moneter Bank Sentral Kanada (BoC) dimana hasilnya diperkirakan masih tetap mempertahankan suku bunga acuan di 1,00%. Namun pasar masih akan mencerna pernyataan yang akan dirilis dimana dari pernyataan tersebut bisa diketahui kemana arah kebijakan moneter ke depannya. Bila masih belum akan menaikan suku bunga, nilai tukar dollar Kanada bisa tertekan turun.

Sementara AS akan merilis data Pesanan Pabrik bulan Juli yang diperkirakan ada lonjakan kenaikan sekitar 10,9%. Perkiraan ini lebih tinggi dari kenaikan 1,1% yang terjadi di bulan Juli. Hasil yang kembali bagus bisa mendorong atau paling tidak mempertahankan penguatan dollar AS.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar