Sabtu, 25 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Melemah Terkait Prospek Suku Bunga

Kamis, 9 Oktober 2014 10:20 WIB
Dibaca 263

Monexnews - Indeks dollar AS tertekan turun karena pernyataan yang dirilis dalam notulen atau minutes rapat moneter Bank Sentral AS yang dirilis dinihari tadi. Fokus dari minutes tersebut beralih ke resiko pelambatan ekonomi di luar AS dan penguatan dollar AS yang bisa memperlambat kenaikan inflasi. Tingkat Inflasi merupakan salah satu pencapaian penting Federal Reserve selain tenaga kerja.

Kekhawatiran Fed terhadap pelambatan inflasi ini mendorong pelemahan dollar AS pasca minutes. Indeks saham AS pun menguat karena ada kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga acuan akan terjadi lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Dan penguatan indeks saham AS ini juga memberikan sentimen positif ke pasar saham Asia pagi ini.

Pagi ini telah dirilis data tenaga kerja Australia dimana data perubahan jumlah orang yang dipekerjakan mengalami penurunan di bulan September, di bawah perkiraan pasar. Hasil ini sempat mendorong pelemahan nilai tukar dollar Australia terhadap dollar AS. Tapi karena sentimen pelemahan dollar AS masih kuat, dollar Australia kembali menguat.

Sore ini, Bank Sentral Inggris (BoE) akan merilis hasil rapat moneter yang diperkirakan tidak ada perubahan kebijakan baik tingkat suku bunga acuan maupun jumlah program pembelian aset sehingga mungkin hanya berpengaruh sedikit pada pergerakan nilai tukar poundsterling.

Malam ini, AS kembali akan merilis data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan yang diperkirakan terjadi 294 ribu klaim. Angka yang di bawah 300 ribu ini masih dipandang bagus oleh pelaku pasar. Namun demikian pasar masih harus mewaspadai sentimen pelemahan dollar AS karena FOMC minutes.

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Mario Draghi, dijadwalkan akan berbicara di suatu event, malam ini, di Washington yang diprakarsai oleh Brookings Institute yang akan membahas soal ECB dan Zona Euro. Pernyataan Draghi akan menjadi perhatian pasar dan bila terkait dengan outlook ekonomi dan kebijakan moneter ke depan, mungkin bisa mempengaruhi pergerakan nilai tukar euro.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar