Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Mendapat Tekanan dari Hasil FOMC Minutes

Kamis, 21 Mei 2015 10:34 WIB
Dibaca 205

Monexnews - Indeks Dollar AS bergerak sedikit tertekan pasca rilisan FOMC Minutes atau notulen rapat Bank Sentral AS dinihari tadi. Dalam notulen tersebut disebutkan bahwa hanya beberapa anggota FOMC yang melihat peluang kenaikan suku bunga acuan di bulan Juni sementara sebagian besar anggota melihat peluang kenaikan baru akan terjadi di bulan September atau sesudahnya.

Pagi ini telah dirilis data survei aktivitas manufaktur China versi HSBC untuk bulan Mei. Data dirilis sedikit di bawah ekspektasi pasar, 49,1 vs 49,4. Hasil ini menunjukkan bahwa sektor manufaktur China masih berkontraksi dan ini akan memberikan sentimen negatif ke indeks saham berjangka Hang Seng. Sementara indeks Kospi melemah karena saham Samsung Electronics turun pagi ini. Dan Indeks Nikkei masih terus merayap naik berkat pelemahan yen terhadap dollar AS.

Sore ini data-data PMI Manufaktur negara-negara Zona Euro akan menjadi market mover bagi nilai tukar euro. Umumnya data-data tersebut diperkirakan sedikit di bawah angka terdahulu. Selain itu, notulen rapat moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan dirilis sekitar pukul 18.30 WIB juga mungkin menjadi market mover euro. Sementara untuk poundsterling, data Penjualan Ritel Inggris bulan April berpeluang menjadi market mover. Data diperkirakan tumbuh 0,4% dibandingkan bulan sebelumnya. GBP bisa tersupport naik kembali bila data lebih bagus dari prediksi.

Malam hari, beberapa data ekonomi penting AS akan mempengaruhi pergerakan dollar AS seperti data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan, Penjualan Rumah Second dan Indeks Manufaktur Philadelphia.

Dini hari nanti, forum ECB yang membahas soal inflasi dan tingkat pengangguran di Eropa akan dibuka. Beberapa pejabat bank sentral akan berbicara di forum ini di antaranya Mario Draghi (Kepala ECB), dan Anggota FOMC Stanley Fischer. Forum akan berlangsung selama 2 hari.

Harga minyak mentah WTI AS kembali terdongkrak naik ke area $59 per barel setelah data stok minyak mentah WTI AS mingguan menunjukkan penurunan stok minyak mentah yang lebih dalam dibandingkan proyeksi. Stok minyak mentah tersebut turun 2,7 juta barel, lebih tinggi dari ekspektasi 1,3 juta barel.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar