Sabtu, 25 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Tak Berdaya Setelah Rilisan Data GDP AS dan Hasil Rapat Fed

Kamis, 30 April 2015 10:57 WIB
Dibaca 152

Monexnews - Indeks dollar merosot tajam ke bawah area 95 setelah data GDP kuartal I Amerika Serikat dirilis di bawah prediksi pasar dan pernyataan Bank Sentral AS yang menunjukkan pelambatan ekonomi di AS. GDP kuartal pertama hanya tumbuh 0,2%, di bawah ekspektasi pertumbuhan 1% dan di bawah pertumbuhan kuartal IV yang tumbuh 2,2%. Bank Sentral AS juga tidak mengindikasikan kapan waktu yang tepat untuk menaikan tingkat suku bunga AS. Pasar mensinyalir Fed baru akan menaikan suku bunganya di rapat bulan September.

Indikasi pelambatan ekonomi AS memberikan sentimen negatif ke bursa saham AS semalam dan bursa saham Asia pagi ini. Tiga indeks saham berjangka Asia bergerak melemah. Tekanan turun pada indeks saham berjangka Nikkei bertambah karena penurunan produksi industri Jepang di bulan Maret.

Pagi ini juga telah dirilis hasil rapat moneter Bank Sentral Selandia Baru yang membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan. Indikasi ini telah mendorong pelemahan NZDUSD ke kisaran 0.7591. Sementara Bank Sentral Jepang akan merilis hasil rapat moneternya siang ini. Pasar menantikan langkah lanjutan BOJ untuk menghadapi pelambatan ekonomi di Jepang.

Sore ini beberapa data penting dari Zona Euro akan menjadi market mover yaitu data Penjualan Ritel Jerman,  data GDP kuartal pertama Spanyol, data CPI dari Spanyol dan Zona Euro dan data tingkat pengangguran Zona Euro. Hasil dari data-data ini berpeluang menggerakan nilai tukar euro.

Sementara malam hari, data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan AS dan Core PCE Price Index (indikator inflasi) AS berpeluang menjadi market mover untuk dollar AS. Data-data ini mungkin bisa menahan pelemahan dollar AS bila hasilnya lebih bagus dari prediksi. Dari Kanada, data GDP bulan Februari dan testimoni Gubernur Bank Sentral Kanada di hadapan komite keuangan Senat akan menjadi market mover untuk dollar Kanada.

Dari bursa saham AS, laporan penghasilan dari CME Group, Conoco Philips, Exxon Mobil, Nokia berpeluang mempengaruhi pergerakan indeks saham AS karena akan dirilis sebelum bursa saham dibuka. Sementara laporan penghasilan dari AIG dan Visa akan dirilis setelah pasar saham AS ditutup.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar