Selasa, 21 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Dollar AS Terkoreksi Menunggu NFP

Selasa, 2 Desember 2014 10:51 WIB
Dibaca 330

Monexnews - Dollar AS melemah terhadap nilai tukar utama dunia lainnya kemarin. Aksi taking profit pasca liburan Thanksgiving di AS mendorong pelemahan dollar AS meskipun data PMI Manufaktur AS dirilis lebih bagus dari prediksi. Dollar AS menunggu data penting Non-farm Payrolls (NFP) yang akan dirilis pekan ini.

Kemarin sore berita mengenai penurunan peringkat kredit Jepang oleh Moody’s mendorong penguatan yen Jepang dan membantu penguatan harga aset aman lainnya yaitu emas. Sementara data PMI manufaktur Inggris yang dirilis di atas proyeksi membantu penguatan poundsterling terhadap euro.

Pagi ini, sebagian indeks saham berjangka Asia terpantau menguat. Laporan mengenai kenaikan total gaji rata-rata karyawan Jepang di Bulan Oktober membantu penguatan indeks saham Nikkei yang sempat tertekan turun kemarin karena berita Moody’s. Indeks Hang Seng menguat seiring dengan terjadinya aksi bargain hunting dan penguatan saham-saham energi. Sementara Kospi tertekan dengan data CPI bulan November yang dirilis turun 0,2%.

Bank Sentral Australia (RBA) telah merilis hasil rapat moneternya pagi ini dan hasilnya suku bunga acuan tetap dipertahankan 2,5% sesuai ekspektasi. RBA masih mengatakan bahwa nilai tukar dollar Australia masih lebih kuat dibandingkan fundamental ekonomi Australia. Optimisme membayangi pernyataan RBA yang menyebutkan bahwa tingkat inflasi masih dalam jalur mencapai target dan indikator tenaga kerja membaik. Di sisi lain, RBA juga menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Australia akan berada sedikit di bawah tren selama beberapa kuartal. RBA tidak mengindikasikan adanya pemangkasan atau penaikan tingkat suku bunga acuan dalam waktu dekat. Pernyataan RBA ini sempat menguatkan dollar Australia meski akhirnya tertekan turun kembali.

Sisa hari ini tidak banyak market mover yang akan dirilis. Sore ini, tingkat pengangguran Spanyol dan indeks konstruksi Inggris bisa menjadi market mover untuk euro dan poundsterling. Sementara Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen akan menyampaikan pidato di suatu event di Washington malam ini yang mungkin tidak berpengaruh ke pasar keuangan.

Dan Selandia Baru kemungkinan akan merilis data perubahan harga rata-rata produk susu yang terjual di pelelangan. Waktu rilis data tidak ditentukan dengan pasti. Perubahan harga produk susu bisa mempengaruhi nilai tukar Dollar New Zealand karena produk susu ini merupakan produk unggulan Selandia Baru.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar