Kamis, 23 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Fed Beri Sinyal Tahan Suku Bunga Lebih Lama, Dollar AS Melemah

Kamis, 19 Februari 2015 10:14 WIB
Dibaca 257

Monexnews - Bank Sentral AS memberikan sinyal ke pasar melalui notulen/minutes yang dirilis dinihari tadi bahwa ada kemungkinan bank sentral menahan tingkat suku bunga rendah untuk jangka waktu yang lebih lama. Fed mempertimbangkan kondisi ekonomi global dan penurunan inflasi di AS.

Namun demikian, ekspektasi pasar masih tetap yaitu Fed kemungkinan akan menaikan suku bunga acuan antara bulan Juni dan September.

Sinyal yang diberikan Fed ini memberikan angin segar ke instrumen beresiko seperti saham dan nilai tukar di luar dollar AS. Dan pelemahan dollar mendorong kenaikan harga emas. Indeks saham Nikkei berjangka bergerak menguat sejak pembukaan pagi ini tapi masih berada di bawah penutupan hari kemarin.

Pagi ini telah dirilis data Neraca Perdagangan Jepang bulan Januari yang masih menunjukkan defisit sebesar 0,41 triliyun yen. Angka defisit ini sudah lebih baik dibandingkan defisit bulan sebelumnya yang sebesar 0,62 triliyun yen. Hasil ini tentu bisa memberikan sentimen positif ke pasar saham Jepang.

Pada jam pasar Eropa, beberapa market mover penting akan dirilis seperti data Ekspektasi Pesanan Industri Inggris dari CBI dan notulen atau minutes Bank Sentral Eropa (ECB) yang baru pertama kali dirilis. Notulen ECB ini akan menarik untuk disimak. Para pelaku pasar akan melihat diskusi yang terjadi dalam pengambilan keputusan. Sinyal yang memperlihatkan potensi ekspansi kebijakan pelonggaran moneter bisa mendorong pelemahan euro.

Sementara dari perkembangan negosiasi Yunani dilaporkan bahwa pemerintah Yunani akan menyampaikan proposal perpanjangan pinjaman pada hari ini. Penyampaian proposal ini lebih awal satu hari dari batas waktu Jumat akhir pekan ini. Uni Eropa kemudian akan mendiskusikan proposal ini dan memberikan keputusan akan menerima atau tidak sehingga negosiasi bailout Yunani masih akan bergulir hingga pekan mendatang. Bila Yunani tidak mendapatkan dana pinjaman baru kemungkinan akan berdampak pada pelemahan nilai tukar euro.

Pada jam pasar AS akan dirilis data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan, data Indeks Manufaktur kawasan Philadelphia dan data stok minyak mentah WTI. Data-data ekonomi AS yang bagus masih akan menopang penguatan dollar AS, sedangkan data stok minyak mentah mingguan yang menunjukkan pertambahan stok akan berdampak negatif bagi harga minyak mentah.

Hari ini dari bursa saham AS akan dirilis laporan penghasilan dari Walmart dan Newmont.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar