Selasa, 21 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: FOMC Minutes Bisa Kokohkan Dollar AS

Rabu, 18 Februari 2015 10:45 WIB
Dibaca 392

Monexnews - Optimisme pasar terhadap perkembangan negosiasi bailout Yunani menjadi market mover semalam yang membantu mendorong penguatan instrumen beresiko atau risk instrument seperti saham. Indeks S&P 500 membentuk level tertinggi baru sepanjang masa di kisaran 2100, indeks saham DAX Jerman dan FTSE Inggris pun menguat.

Sentimen yang positif ini mendorong kenaikan indeks-indeks saham Asia pagi ini seperti Hang Seng, Nikkei dan Kospi. Penguatan saham sektor energi juga membantu penguatan indeks saham karena kenaikan harga minyak mentah.

Pagi tadi Bank Sentral Jepang (BOJ) dilaporkan tetap mempertahankan besaran kebijakan moneternya seperti ekspektasi. BOJ kemungkinan akan tetap memberikan dukungannya terhadap pelonggaran moneter. Ini akan menjaga nilai tukar yen Jepang tetap melemah.

Sore hari, Bank Sentral Inggris (BOE) akan merilis hasil pemungutan suara pada rapat moneternya yang terakhir. Pasar memperkirakan 9 anggota memberikan dukungannya terhadap kebijakan moneter saat ini. Namun bila ternyata ada 1 yang memberikan suara untuk kenaikan suku bunga, poundsterling bisa menguat. Selain itu, data tenaga kerja Inggris yang akan dirilis, juga akan mempengaruhi pergerakan nilai tukar poundsterling. Pasar akan mencermati data average earnings index Inggris yang merupakan pengukuran terhadap perubahan gaji pekerja Inggris. Bila ada kenaikan melebihi prediksi, sterling bisa menguat.

Malam hari, AS akan merilis data PPI (Indeks Harga Produsen), data Ijin Membangun dan data Produksi Industri untuk bulan Januari. Data ini juga akan menguji kekuatan nilai tukar dollar AS.

Dan dinihari nanti, yang ditunggu pelaku pasar keuangan, minutes/notulen rapat moneter Bank Sentral AS (Fed) tanggal 29 Januari akan dirilis. Pasar akan mencari indikasi soal potensi kenaikan suku bunga AS ke depannya. Apakah Fed mengindikasikan akan melanjutkan rencana tersebut atau akan menahannya untuk sementara waktu? Indikasi kenaikan suku bunga akan mendorong dollar AS tetap di level tinggi.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar