Kamis, 23 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Indeks Dollar AS Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi 2014

Kamis, 25 September 2014 10:45 WIB
Dibaca 232

Monexnews - Indeks dollar AS kembali memecahkan rekor tertinggi baru 2014 di 85.21. Bahkan rekor ini merupakan level tertinggi baru sejak Juli 2010. Dan kelihatannya penguatan dollar AS masih terjaga dengan beberapa faktor fundamental yang mendukung seperti:

  1. Ekpektasi kenaikan suku bunga acuan AS lebih cepat dari proyeksi.
  2. Pemangkasan suku bunga acuan dan kebijakan moneter yang ultra akomodatif di Zona Euro.
  3. Data Penjualan Rumah Baru AS yang positif dan data survei Iklim Bisnis Jerman yang negatif kemarin.
  4. Pernyataan Mario Draghi, Presiden Bank Sentral Eropa, semalam yang menekankan akan mempertahankan kebijakan pelonggaran moneter selama diperlukan untuk mendorong tingkat inflasi mendekati target 2%.
  5. Peringatan dari Bank Sentral Spanyol bahwa pertumbuhan konsumsi dan lapangan pekerjaan di Spanyol akan melambat pada kuartal ke-3.

Hasil survei Iklim Bisnis Jerman telah turun selama 5 bulan beruntun dan angka di Bulan September ini adalah yang terendah sejak April 2013.

Pernyataan Draghi dalam wawancara dengan radio Perancis yang masih akan mempertahankan kebijakan moneter ultra longgar selama dibutuhkan juga mendorong penguatan indeks-indeks saham global.

Hari ini perhatian pelaku pasar akan tertuju pada data Durable Goods Orders dan Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan AS. Data Durable Goods Orders di luar transportasi diperkirakan akan mengalami kenaikan 0,7% di Bulan Agustus dibandingkan bulan sebelumnya. Namun data Durable Goods Orders secara keseluruhan diperkirakan mengalami penurunan 17,7%. Tapi ini sepertinya wajar karena bulan sebelumnya data Durable Goods Orders ini mengalami kenaikan sangat tinggi yaitu 22,6%.

Sebelumnya pagi ini, pernyataan dari Gubernur Bank Sentral Australia Glenn Stevens yang menekankan perlunya ekonomi Australia diberi dorongan lebih memberikan tekanan turun pada nilai tukar dollar Australia. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa bank sentral masih menginginkan kebijakan moneter yang longgar.

Sementara dari Eropa dan Inggris, data-data yang mungkin bisa menjadi market mover adalah data Pinjaman Pihak Swasta dan Money Supply M3 Zona Euro serta data CBI Realize Sales Inggris.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar