Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Indeks Dollar AS Masih Berkonsolidasi Di Level Tinggi

Kamis, 11 September 2014 10:39 WIB
Dibaca 296

Monexnews - Indeks Dollar AS masih berkonsolidasi di level tinggi. Sentimen kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS (Fed) masih menjadi faktor penguat dollar AS. Pasar juga mewaspadai kemungkinan pernyataan yang akan dirilis setelah rapat moneter Fed pekan depan akan bernada lebih hawkish (glossary).

Sementara pernyataan Gubernur Bank Sentral Inggris, Mark Carney, semalam membantu rebound nilai tukar poundsterling. Carney membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Inggris pada musim semi tahun depan. Namun penguatan poundsterling ini masih dibayangi oleh hasil polling kemerdekaan Skotlandia dari Inggris Raya yang menunjukkan lebih banyak warga yang setuju.

Pagi ini banyak data yang telah dirilis antara lain: Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) mempertahankan suku bunga acuannya di 3,5%. Namun RBNZ memberikan sinyal bahwa tingkat suku bunga acuan akan dipertahankan di level yang sama hingga 2015 mendatang. Sinyal ini memberikan tekanan turun bagi nilai tukar NZD.

China merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk bulan Agustus. Dan hasilnya di bawah ekspektasi pasar, CPI dan PPI melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Hasil ini bisa memberikan sentimen negatif bagi nilai tukar, indeks saham Asia, dan komoditi yang biasa dikaitkan dengan China.

Sementara dollar Australia mendapatkan sentimen positif dari data perubahan jumlah orang yang dipekerjakan di Australia untuk bulan Agustus sebesar 121 ribu pekerja. Ini merupakan rekor tertinggi penambahan pekerja di Australia.

Sore ini, Bank Sentral Eropa (ECB) akan merilis buletin bulanan yang berisi analisa dan pandangan bank sentral terhadap kondisi ekonomi saat ini dan masa datang. Laporan ini berpeluang menjadi penghambat tekanan bagi euro bila ECB bisa menunjukkan ancaman deflasi tidak sedalam yang diekspektasikan.

Sementara AS akan merilis data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan. Data klaim tunjangan pengangguran mingguan telah berada di kisaran 300 ribu an klaim sejak bulan Juli sehingga pergerakan di bawah 300 ribu baru berpeluang mendorong penguatan dollar AS lebih lanjut.  

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar