Sabtu, 25 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Indeks Dollar Melemah Karena Perbaikan Data Ekonomi

Kamis, 8 Agustus 2013 12:52 WIB
Dibaca 235

Monexnews - Indeks dollar AS kembali melemah seiring dengan membaiknya data-data ekonomi kawasan Eropa selama pekan ini. Pernyataan Gubernur Bank Sentral Inggris Mark Carney yang menghubungkan kenaikan suku bunga Inggris dengan tingkat pengangguran di bawah 7% juga membuat sterling menguat terhadap dollar AS karena tingkat pengangguran di bawah 7% kemungkinan tidak akan terjadi dalam 3 tahun sehingga pelonggaran stimulus masih akan dijalankan untuk memulihkan ekonomi Inggris.

Data pasar tenaga kerja Australia yang dirilis pagi tadi sempat menenggelamkan dollar Aussie. Tapi data tingkat pengangguran yang di bawah prediksi dan data ekspor impor China yang melonjak di bulan Juli menjadi katalis yang mendorong penguatan aussie.

Bagusnya data ekspor impor China juga sempat menguatkan indeks saham regional seperti Hangseng, Nikkei dan Kospi sebelum akhirnya ketiga indeks ini mendapatkan aksi jual yang menekan indeks masing-masing.

Beberapa data yang akan ditunggu pasar yaitu data neraca perdagangan Jerman, konferensi pers bank sentral Jepang, buletin bulanan bank sentral Eropa dan klaim tunjangan pengangguran AS mingguan.

Surplus neraca perdagangan Jerman akan merefleksikan tingginya permintaan akan produksi Jerman yang merupakan motor ekonomi zona euro dan ini bisa menguatkan nilai tukar euro. Sementara bank sentral Jepang diperkirakan tidak akan ada perubahan kebijakan dan pernyataan seperti konferensi pers yang terakhir. Dan bila ada kejutan dari Jepang seperti BOJ akan menambah stimulus, yen bisa kembali melemah dan Nikkei bisa terangkat.

Buletin bulanan bank sentral Eropa biasanya berisikan pandangan bank sentral terhadap kondisi ekonomi dan prospek kebijakan moneternya. Pandangan bank sentral yang positif bisa mengangkat nilai euro.

Dari AS, klaim tunjangan pengangguran mingguan diperkirakan masih di kisaran 336 ribu klaim. Dan proyeksi ini masih lebih kecil dari rata-rata klaim sepanjang tahun ini yang sebesar 350 ribu dan rata-rata klaim sepanjang bulan Juli, 345,75 ribu. Bila klaim di bawah proyeksi, bisa memberikan dukungan bagi penguatan dollar AS.

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar