Kamis, 23 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers : Investor Berharap Resiko Geo-Politik Mereda

Selasa, 22 Juli 2014 11:06 WIB
Dibaca 221

Monexnews - Bursa saham Asia menguat seiring munculnya harapan investor akan meredanya resiko geo-politik pasca resolusi PBB atas Ukraina dan upaya gencatan senjata di Gaza. PBB telah menyetujui resolusi yang diharapkan dapat menguak misteri di balik jatuhnya pesawat Malaysia Airlines di Ukraina. Resolusi tersebut juga diharapkan dapat mendorong Rusia untuk bersikap lebih aktif menciptakan perdamaian di wilayah timur Ukraina. Sekjen PBB Ban Ki Moon dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry kini berada di Kairo untuk menjembatani terwujudnya gencatan senjata antara Israel dengan Palestina.

Harapan tersebut berhasil mengurangi penurunan Wall Street tadi malam dan juga turut memberikan sentimen positif bagi bursa Asia dimana Nikkei, Kospi, dan Hang Seng terpantau menguat.

Meski demikian, investor masih terlihat berhati-hati mencermati situasi di Ukraina dan Gaza seiring berlanjutnya aksi pertempuran di sana. Kehati-hatian tersebut tercermin dari tidak banyak nya pergerakan Dollar AS di sesi New York dan sesi Asia. Di lain pihak, aussie juga tidak banyak berubah di sesi Asia setelah pidato RBA’s Stevens tidak memberikan petunjuk lebih lanjut akan outlook kebijakan moneter RBA.

Sementara itu, emas masih berada di atas level psikologis $1300 seiring munculnya permintaan atas aset safe-haven akibat gejolak di Ukraina dan Gaza. Minyak melanjutkan rally seiring investor mengantisipasi pemberian sanksi lebih lanjut oleh Eropa kepada Rusia pada pertemuan Uni Eropa hari ini di Brussels.

Data ekonomi Inggris nanti sore mungkin dapat mempengaruhi pergerakan poundsterling. Jika jumlah utang pemerintah (Public Sector Net Borrowing) menunjukan penurunan maka ini dapat tunjukan makin sehatnya anggaran pemerintah Inggris. Namun, pesanan industri Inggris diprediksi menurun dan ini dapat membuat investor cemas dengan kesehatan perekonomian Inggris. Ini mungkin akan membuat trader lebih berhati-hati dalam menentukan arah pergerakan GBP/USD.

Fokus nanti malam adalah data inflasi AS (jam 19.30 WIB) dan penjualan rumah AS (jam 21.00 WIB). Inflasi tahunan AS diprediksi stabil di level 2,1% sedangkan penjualan rumah AS diperkirakan meningkat. Namun, prediksi isyaratkan inflasi berada di atas target Federal Reserve dan berlanjutnya pemulihan ekonomi AS. Ini dapat meningkatkan ekspektasi akan potensi kenaikan suku bunga Fed yang lebih cepat dari seharusnya sehingga mungkin dapat mendorong penguatan Dollar AS.

Serangkaian laporan keuangan dari perusahaan AS nanti malam dapat mempengaruhi performa Wall Street. Apple, Coca-Cola, McDonald’s, Microsoft, Verizon, Dupont, Kimberly Clark, dan Harley Davidson akan merilis kinerja keuangan untuk kuartal kedua 2014. Jika laporan keuangan sinyalkan optimisme perusahaan maka ini dapat mengembalikan sentimen bullish di Wall Street.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar