Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Investor Nantikan ECB's Draghi

Kamis, 2 Oktober 2014 10:08 WIB
Dibaca 210

Monexnews - Bursa saham Asia melemah setelah berkurangnya aktivitas sektor manufaktur di zona-euro, Inggris, dan AS membuat investor cemas dengan keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi dunia. Nikkei dan Kospi terpantau melemah seiring investor turut mengkhawatirkan berlarutnya aksi demonstrasi di Hong Kong dan munculnya kasus ebola di AS. 

Dollar AS mencatatkan pelemahan tipis di awal sesi Asia seiring merebaknya aksi profit-taking menjelang hasil pertemuan kebijakan moneter ECB nanti malam dan publikasi data non-farm payroll AS di akhir pekan. Dollar Australia melanjutkan rebound dari level rendah 8 bulan setelah data pagi ini memberikan harapan akan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi negeri kangguru tersebut. Persetujuan pembangunan Australia meningkat 3% sedangkan defisit neraca perdagangan turun menjadi A$787 juta untuk bulan Agustus.

Data tenaga kerja Spanyol (jam 14.00 WIB) dan indeks konstruksi Inggris (jam 15.30 WIB) akan menjadi fokus di sesi London sebelum investor bersiap menghadapi konverensi pers ECB's Draghi (jam 19.30 WIB). Jumlah penganggur di Spanyol diprediksi meningkat dan aktivitas sektor konstruksi Inggris diperkirakan berkurang untuk bulan September. Ini dapat membuat investor khawatir dengan outlook perekonomian Eropa sehingga mungkin bisa memberikan sentimen negatif untuk euro dan sterling serta bursa saham Eropa.

ECB akan merilis hasil kebijakan moneternya pada jam 18.45 WIB. Bank sentral mungkin tidak akan merubah kebijakannya setelah memangkas suku bunga ke rekor rendah 0,05% pada pertemuan September. Namun, konverensi pers ECB's Draghi akan menjadi fokus seiring investor mencari petunjuk kapan ECB akan menjalankan kebijakan Quantitative Easing dan rincian kebijakan pembelian asset-backed-securites (ABS).

Jika ECB's Draghi dapat meyakinkan investor atas komitmen bank sentral memerangi ancaman deflasi maka ini dapat menambah sentimen negatif terhadap euro. Jika euro kembali melemah maka dapat turut menggerogoti kinerja emas dan minyak seiring penguatan dollar AS dapat menggerogoti daya tarik komoditas.

Data klaim pengangguran AS (jam 19.30 WIB) dan pesanan pabrikan AS (jam 21.00 WIB) juga akan mendapatkan perhatian. Klaim pengangguran diprediksi meningkat sedangkan pesanan pabrikan diperkirakan turun. Ini dapat menggerogoti outlook perekonomian AS sehingga mungkin bisa memberikan sentimen negatif untuk Wall Street.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar