Kamis, 23 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Isu Suriah Kembali Mereda, Data Pekerjaan AS Jadi Sorotan

Kamis, 5 September 2013 11:04 WIB
Dibaca 180

Monexnews - Indeks dollar AS sempat melemah karena defisit neraca perdagangan AS yang dirilis kemarin malam melebar melebihi perkiraan. Namun demikian, dollar bisa kembali rebound pagi ini menjelang data-data tenaga kerja AS yang akan dirilis hari ini yaitu data Non-farm payrolls yang disurvei oleh lembaga swasta ADP dan data klaim tunjangan pengangguran mingguan. Kedua data ini akan menjadi pusat perhatian pasar terkait rencana pengurangan (tapering) stimulus bank sentral AS.

Isu rencana serangan militer ke Suriah kembali memudar seiring dengan pasar mulai mencerna bahwa serangan ke Suriah mungkin dalam skala terbatas dan dalam waktu yang singkat sehingga dampak serangan mungkin tidak akan terlalu lama dan berpengaruh ke perekonomian global. Ini yang menyebabkan aset-aset safe haven seperti emas kembali merosot nilainya. Harga minyak mentah pun mulai kembali turun. Namun bukan berarti dampak negatif dari isu ini tidak akan kembali ke pasar. Kita masih menunggu keputusan Kongres AS dan implementasi dari rencana serangan tersebut.

Pagi ini, data neraca perdagangan Australia yang mengalami defisit yang pertama kali dalam 5 bulan dan revisi turun surplus bulan sebelumnya memberikan tekanan pada dollar  Australia. Sementara keputusan bank sentral Jepang (BOJ) yang akan mempertahankan monetary base sebesar 60-70 triliun yen per tahun dan penilaian positif terhadap perekonomian Jepang, tidak terlalu berdampak terhadap pergerakan yen dan Nikkei. Pasar lebih mengharapkan BOJ mengumumkan penambahan stimulus dan pasar masih menunggu keputusan kenaikan pajak penjualan.

Malam hari nanti, bank sentral Inggris dan Eropa akan merilis keputusan rapat moneternya yang kemungkinan tidak ada perubahan dari keputusan sebelumnya. Tekanan untuk menurunkan suku bunga sudah berkurang untuk kedua bank sentral ini karena mulai membaiknya data-data ekonomi kedua kawasan belakangan ini.

Selain data tenaga kerja, AS juga akan merilis data PMI non-manufaktur yang disurvei ISM dan data stok minyak mentah yang juga bisa menjadi penggerak pasar keuangan malam ini. Data PMI sektor jasa AS masih diproyeksikan berekspansi dengan indeks 55,2 sedikit di bawah hasil survei bulan sebelumnya 56,0. Sementara stok minyak mentah AS diperkirakan akan berkurang 1,9 juta barel.

 

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar