Rabu, 22 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Kebijakan Pengetatan Moneter AS Dipertanyakan

Jumat, 17 Oktober 2014 10:15 WIB
Dibaca 314

Monexnews - Indeks dollar AS bergerak cukup fluktuaktif semalam menanggapi berita-berita yang berkembang di pasar. Bagusnya data-data ekonomi AS yang dirilis semalam mendukung penguatan indeks dollar, namun komentar James Bullard, Presiden Bank Sentral AS cabang St. Louis, yang mengatakan bahwa kebijakan penghentian stimulus pada akhir Oktober ini bisa dikaji ulang karena inflasi yang menurun, memberikan tekanan turun pada indeks dollar.

Pasar masih mewaspadai perkembangan isu kebijakan moneter AS ini. Setelah sebelumnya diliputi oleh isu percepatan kenaikan suku bunga, kini muncul isu yang mempertanyakan kebijakan pengetatan moneter AS di tengah pelambatan ekonomi global.

Indeks saham berjangka Asia pagi ini dibuka menguat, namun langsung mendapatkan tekanan turun. Ini merefleksikan kebimbangan pelaku pasar terhadap prospek kebijakan moneter AS ke depan.

Sore ini market mover mungkin datang dari Gubernur Bank Sentral Jerman, Jeins Weidmann, yang akan berpidato di Konferensi Econmit. Pernyataan yang menyinggung soal keadaan ekonomi zona euro dan kebijakan moneter ECB berpotensi menggerakan harga.

Malam hari, AS akan merilis beberapa data ekonomi penting seperti data Ijin Membangun dan survei Sentimen Konsumen oleh Universitas Michigan. Data ini sekali lagi akan memperlihatkan kondisi kesehatan ekonomi AS, apakah terpengaruh dengan pelambatan ekonomi global atau tidak. Sementara Kanada akan merilis data CPI (Indeks Harga Konsumen) yang tentunya bisa mempengaruhi pergerakan nilai tukar CAD yang saat ini sedang melemah terhadap dollar AS mengikuti pergerakan harga minyak mentah WTI.

Janet Yellen dijadwalkan berpidato malam ini pada Konferensi Peluang Bisnis di Boston. Tema yang diusung memang bukan mengenai kebijakan moneter dan mungkin tidak akan berdampak pada pergerakan pasar. Tapi pelaku pasar akan mewaspadai pernyataan yang memperjelas posisi bank sentral terhadap kebijakan pengetatan moneter.

Malam ini dua perusahaan keuangan AS yang terdaftar di bursa saham AS akan melaporkan laporan penghasilan/earning, yaitu Morgan Stanley dan Bank of New York Mellon. Keduanya akan merilis laporan sebelum bursa saham AS dibuka. Selain itu dua perusahaan besar lainnya, General Electric dan Honeywell International juga akan melaporkan penghasilannya. Hasil earning yang melebihi ekspektasi bisa menguatkan harga saham yang bersangkutan dan mungkin berimplikasi positif ke indeks saham.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar