Senin, 20 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Keputusan Fed Dinihari Nanti

Rabu, 30 Oktober 2013 10:37 WIB
Dibaca 358

Monexnews - Rapat kebijakan bank sentral AS- FOMC – sudah di depan mata. Dinihari nanti (Kamis 31/10 pukul 1.00 pagi) para pelaku pasar akan menantikan keputusan kebijakan moneter bank sentral AS yang sangat berpengaruh bagi pergerakan nilai aset-aset  di pasar keuangan global. Keputusan yang ditunggu adalah keputusan mengenai tapering atau pengurangan stimulus moneter yang selama ini dikeluarkan Fed setiap bulannya sebesar $85 miliyar.

Peristiwa  shutdown dan buruknya data-data ekonomi penting AS belakangan ini memperbesar kemungkinan bank sentral AS tidak akan melakukan tapering pada rapat kali ini. Isu pelemahan pertumbuhan ekonomi AS tentu bisa menjadi pertimbangan Fed untuk memutuskan No Tapering. Para pelaku pasar bahkan menganalisa bahwa Fed baru akan mengambil keputusan tapering pada Maret 2014 setelah negosiasi politik mengenai anggaran antara parlemen dan pemerintahan AS di bulan Januari 2014 selesai.

Meskipun pasar sebagian besar yakin Fed akan memutuskan No Tapering, tapi pasar masih ingin memastikan lewat keputusan Fed dinihari nanti. Hal ini mengingat Fed tentunya mempunyai pertimbangan tersendiri dalam pengambilan keputusan yang bisa saja berbeda dengan analisa para pelaku pasar. Dollar AS menguat semalam terhadap mata uang utama dunia terkait kekhawatiran pasar mengenai hasil FOMC tersebut.

Semalam buruknya data penjualan ritel dan tingkat keyakinan konsumen AS menguatkan kembali peluang No Tapering hingga tahun depan sehingga pasar saham AS menguat. Indeks Dow Jones dan S&P 500 bahkan tutup di rekor tertinggi semalam. Reli di indeks saham AS ini mendorong penguatan indeks saham regional Asia pagi ini. Tapi kemungkinan reli bisa terbatas karena pasar masih menantikan hasil FOMC.

Data lainnya… Pagi ini telah dirilis data produksi industri Jepang yang hasilnya naik 1,5% dari sebelumnya -0,9%. Meski positif, hasil ini masih di bawah perkiraan pasar +1,8%. Produksi industri Jepang masih belum stabil, naik turun selama 4 bulan terakhir. Data ini menjadi penekan indeks Nikkei saat dirilis tadi pagi.

Sore hari, pada awal pembukaan pasar Eropa, pasar akan disuguhkan data perubahan jumlah pengangguran Jerman, data GDP Spanyol dan data lelang obligasi tenor 10 tahun Italia dan Jerman. Bila data-data tersebut lebih bagus dari prediksi pasar, nilai tukar mata uang euro bisa tertahan pelemahannya.

Sementara malam harinya, beberapa data ekonomi AS penting akan dirilis yaitu data non-farm payrolls yang disurvei oleh pihak swasta ADP, data indeks harga konsumen (inflasi) dan data stok minyak mentah yang dihitung oleh EIA. Data NFP ADP ini biasanya dijadikan gambaran oleh pelaku pasar terhadap data NFP keluaran pemerintah. Oleh karena itu, data NFP ADP ini juga menjadi market mover yang penting. Data yang bagus bisa mendorong penguatan dollar AS. Sedangkan data inflasi biasanya dijadikan rujukan Fed untuk menentukan kebijakannya sehingga data ini juga akan menjadi fokus pelaku pasar. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan bisa mendorong penguatan dollar AS. Dan para pedagang minyak mentah WTI, akan fokus pada data stok minyak mentah yang diperkirakan akan positif 1,9 juta barel. Bila kembali positif Ini adalah kali ke-6 beruntun stok minyak bertambah yang bisa mengindikasikan adanya penurunan permintaan sehingga menekan turun harga minyak mentah.

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar