Selasa, 21 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Ketegangan Di Ukraina Mereda, Aset Beresiko Bangkit.

Rabu, 5 Maret 2014 10:15 WIB
Dibaca 255

Monexnews - Pasar keuangan bisa bernafas lega sejenak karena Presiden Rusia mengeluarkan pernyataan yang meredakan ketegangan di Ukraina. Putin memerintahkan pasukannya untuk kembali ke barak masing-masing. Namun demikian, ketegangan belum sepenuhnya sirna karena Rusia masih bersiap siaga untuk masuk ke Ukraina bila kepentingan Rusia di Ukraina terganggu.

Untuk sementara ini, ketegangan di Ukraina yang mereda membuat harga-harga aset beresiko, seperti indeks saham dan mata uang utama dunia, kembali menguat dan sebaliknya harga-harga aset aman, seperti dollar AS, emas, yen, Swiss franc, kembali melemah. Harga komoditas energi minyak mentah pun terkoreksi kembali ke level $103 per barel.

Pagi ini telah dirilis data GDP kuartal ke-4 Australia yang dirilis 0,8% lebih bagus dari estimasi 0,7%. Data ini langsung mengangkat nilai tukar dollar Australia terhadap dollar AS, meskipun akhirnya melemah kembali. Keinginan Bank Sentral Australia untuk mendepresiasi nilai tukar dollar Aussie masih memberikan sentimen negatif bagi AUDUSD.

Sore ini, beberapa data survei aktivitas sektor jasa akan mewarnai pasar keuangan. Data Service PMI dari Spanyol, Italia, Inggris dan AS akan dirilis. Untuk sektor jasa ini tampaknya pasar masih memproyeksikan angka yang tidak jauh dari data bulan sebelumnya. Sektor jasa di Italia dan Spanyol diproyeksi sedikit lebih bagus dari sebelumnya sementara  sektor jasa di Inggris dan AS diproyeksi sedikit lebih rendah dari sebelumnya.

Zona euro akan merilis data penjualan ritel bulan Januari yang diprediksi bertumbuh 0,9%. Proyeksi ini lebih bagus dari data bulan Desember yang turun 1,6%. Bila yang dirilis sesuai proyeksi, bisa memberikan sentimen positif bagi nilai tukar euro.

Data ADP NFP employment change atau data NFP AS yang disurvei pihak swasta ADP akan menjadi market mover penting bagi dollar AS malam ini. Data diproyeksikan terjadi pertumbuhan 159 ribu orang pada bulan Februari, lebih sedikit dari data sebelumnya. Data tenaga kerja AS masih menjadi fokus pasar karena Bank Sentral AS menjadikan data tenaga kerja salah satu bahan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan moneter. Data tenaga kerja yang lebih buruk dari proyeksi bisa menekan turun dollar AS.

Dan seperti biasa, setiap hari Rabu, data stok minyak mentah AS mingguan akan dirilis yang mungkin bisa menjadi market mover baru bagi harga minyak mentah WTI setelah ketegangan di Ukraina. Data diproyeksikan terjadi pertambahan stok sebesar 0,9 juta barel.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar