Rabu, 22 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Masalah Ukraina Dan China Kembali Tekan Aset Beresiko

Jumat, 14 Maret 2014 10:10 WIB
Dibaca 264

Monexnews - Konflik antara Ukraina dan Rusia serta isu pelambatan ekonomi China menekan turun indeks saham Dow Jones yang melemah cukup tajam semalam. Indeks Dow Jones turun 1,41%. Dan ini memberikan sentimen negatif ke indeks saham regional Asia pagi ini yang rata-rata dibuka negatif dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Kemarin diberitakan bahwa AS dan Uni Eropa sudah bersiap memberikan sanksi ekonomi terhadap Rusia bila tetap memaksa Crimea masuk ke wilayahnya. Crimea akan melakukan referendum yang dilarang Ukraina untuk mendapatkan dukungan warganya yang mayoritas berdarah Rusia pada tanggal 16 Maret. Para pelaku pasar memfavoritkan aset-aset safe haven. Sementara isu pelambatan ekonomi China juga menambah penurunan aset-aset beresiko.

Di samping kedua isu di atas, indeks dollar AS mendapatkan kekuatan dari bagusnya data Klaim Tunjangan Pengangguran dan Penjualan Ritel AS. Data Klaim Tunjangan Pengangguran AS turun ke level 315.000 klaim dari prediksi 334 ribu klaim. Ini merupakan level klaim terendah sejak November 2013. Sedangkan data Penjualan Ritel Februari naik 0,3%, lebih bagus dari penurunan yang terjadi bulan sebelumnya.

Sore ini dari kawasan Eropa, data yang bisa menjadi market mover adalah data PPI (Indeks Harga Produsen) Swiss dan data Neraca Perdagangan Inggris. Sementara malam hari, AS akan merilis data PPI dan Survei Sentimen Konsumen dari Universitas Michigan.  Data-data tersebut akan mewarnai pergerakan harga di pasar keuangan hari ini yang kini lebih fokus pada perkembangan di Ukraina dan isu pelambatan ekonomi China.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar