Sabtu, 25 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Menantikan Data PMI Sektor Jasa dan NFP versi ADP

Rabu, 5 November 2014 10:31 WIB
Dibaca 227

Monexnews - Indeks dollar AS mengalami tekanan semalam sebagai aksi profit taking menjelang rapat moneter Bank Sentral Eropa (ECB) besok. Buruknya rilisan data ekonomi AS semalam juga membantu pelemahan Indeks Dollar AS. Data Neraca Perdagangan dan Order Pabrik AS dirilis di bawah perkiraan pasar.

Pagi ini telah dirilis data tenaga kerja Selandia Baru yang hasilnya lebih bagus dari perkiraan pasar. Tingkat pengangguran mengalami penurunan 0,2% dibanding kuartal sebelumnya sementara perubahan jumlah orang yang dipekerjakan naik 0,8% di kuartal ke-3. Hasil ini membantu penguatan nilai tukar Dollar Selandia Baru.

Data PMI Sektor Jasa China versi HSBC juga telah dirilis dimana data dirilis di bawah data bulan sebelumnya, 52,9 vs 53,5. Hasil ini sempat menekan indeks Berjangka Hangseng.

Pagi ini pasar sedang memperhatikan pidato Kuroda, Gubernur Bank Sentral Jepang, di pertemuan Kisaragi-Kai, Tokyo. Pada awal pidatonya Kuroda menegaskan target pencapaian tingkat inflasi 2% dalam 2 tahun tidak berubah. BoJ akan terus berupaya mendorong pencapaian target inflasi dengan berbagai kebijakan yang sesuai. Kuroda juga mengkhawatirkan dampak negatif kenaikan pajak terhadap permintaan. Yen bertahan melemah menanggapi pidato awal Kuroda ini. Pidato masih berlangsung.

Beberapa data PMI Sektor Jasa akan menjadi market mover hari ini. Data PMI Sektor Jasa yang akan dirilis berasal dari Italia, Spanyol, Zona Euro, Inggris dan AS. Untuk kawasan Zona Euro, rata-rata konsensus memprediksi data akan sedikit lebih bagus dari bulan sebelumnya. Sementara untuk Inggris dan AS, konsensus memprediksi data akan sedikit di bawah bulan sebelumnya.  Data yang solid akan mendorong penguatan nilai tukar yang bersangkutan dan sebaliknya.

Zona Euro juga akan merilis data Penjualan Ritel untuk Bulan September yang diperkirakan terjadi penurunan 0,8% dibandingkan bulan sebelumnya. Perkiraan ini lebih pesimistis dibandingkan bulan sebelumnya.

AS akan merilis data Non-Farm Payrolls (NFP) versi ADP yang merupakan gambaran data NFP versi Pemerintah yang akan dirilis Jumat ini. Data NFP ADP ini diperkirakan mengalami pertambahan 214 ribu pekerja. Hasil yang lebih bagus dari prediksi bisa mendorong penguatan nilai tukar dollar AS.

Laporan earnings/penghasilan yang akan dirilis hari ini adalah laporan dari Time Warner yang akan dirilis sebelum pasar saham AS dibuka, Qualcomm, Prudential dan CBS yang akan dirilis sesudah pasar saham AS ditutup.

Untuk minyak mentah WTI AS, akan ada market mover dari data stok minyak mentah AS mingguan yang diperkirakan akan mengalami kenaikan 1,8 juta barel. Kenaikan stok biasanya menekan harga minyak mentah. Harga minyak mentah WTI AS mengalami tekanan turun akibat sikap Arab Saudi yang akan memangkas harga untuk pelanggan AS-nya.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar