Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: NFP Akan Konfrimasi Penguatan Dollar AS

Jumat, 1 Agustus 2014 10:22 WIB
Dibaca 226

Monexnews -Indeks Dollar AS masih menunjukkan penguatannya kemarin meski terbatas. Sementara indeks saham AS terkoreksi tajam. Penggerak pasar masih soal potensi kenaikan suku bunga AS dengan solidnya data-data ekonomi AS.

Hari ini pasar akan menantikan data ekonomi penting AS yaitu data Non Farm Payrolls (NFP) dan Tingkat Penggangguran. Hasil kedua data ini akan menjadi acuan bagi pasar untuk memproyeksikan potensi kenaikan suku bunga AS ke depannya. NFP bulan Juli diprediksi +231 ribu pekerja dan Tingkat Pengangguran diprediksi tetap 6,1%. Hasil yang lebih bagus dari proyeksi bisa mendorong penguatan dollar AS. Untuk NFP, angka di atas 200 ribu pekerja sudah termasuk bagus. Oleh karena itu, bila data di bawah 231 ribu namun masih di atas 200 ribu, mungkin pelemahan dollar tidak terlalu tajam.

Pagi ini telah dirilis data PMI China dari dua institusi, pemerintah China dan HSBC. Kedua survei masih menunjukkan aktivitas manufaktur China berekspansi. Namun sikap menunggu para pelaku pasar terhadap hasil NFP, tidak mengangkat indeks saham Asia pagi ini.

Data PPI (Indeks Harga Produsen) Australia juga telah dirilis pagi ini. Hasilnya terjadi penurunan 0,1% di kuartal kedua dibandingkan kuartal sebelumnya. Ini menambah tekanan bagi nilai tukar dollar Australia.

Sore hari dari Zona Euro akan dirilis data PMI Manufaktur Italia dan Spanyol. Kedua data ini diprediksi lebih bagus dari bulan sebelumnya dan masih di dalam jalur ekspansi. Hasil yang sesuai atau melebihi prediksi tentu bisa menahan pelemahan euro dan indeks saham Eropa. Inggris juga akan merilis data PMI Manufaktur yang juga diproyeksikan masih di jalur ekspansi. Ekonomi Inggris dipandang sebagai negara G7 yang paling bagus perekonomiannya sehingga membuka proyeksi kenaikan suku bunga acuan yang pertama dari negara G7.

Dari AS, selain data NFP dan Tingkat Pengangguran, pasar mungkin bisa mendapatkan kejutan dari data Average Hourly Earnings (gaji per jam) dimana bila terjadi kenaikan melebihi prediksi, juga bisa mendorong penguatan dollar AS karena gaji yang meningkat bisa mendorong kenaikan inflasi dan memperbesar peluang pengetatan moneter. Pukul 21.00 WIB, data survei manufaktur AS versi ISM akan dirilis. Data Bulan Juli ini diperkirakan lebih bagus dari bulan sebelumnya, 56.1 vs 55.3. Hasil yang positif juga membantu penguatan dollar AS.

Dari bursa saham AS, laporan earnings atau penghasilan yang akan dirilis di antaranya yaitu dari Arcelor Mittal, Chevron dan Procter & Gamble. Ketiganya akan dirilis sebelum pasar saham AS dibuka.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar