Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Obama Tekan Turun Dollar AS

Selasa, 9 Juni 2015 10:43 WIB
Dibaca 210

Monexnews - Indeks Dollar AS kembali melemah ke kisaran 94 setelah semalam dalam pertemuan G7, Presiden AS, Barrack Obama mengeluhkan penguatan dollar AS. Dengan komentar ini, pasar menganggap bahwa Bank Sentral AS kemungkinan tidak akan melakukan kenaikan suku bunga AS terlebih dahulu.

Selain itu, pelemahan dollar AS juga dibantu oleh Yunani yang mulai menunjukkan keinginan untuk berkompromi dengan para krediturnya untuk mendapatkan dana bailout. Perkembangan negosiasi bailout ini akan tetap menjadi pusat perhatian para pelaku pasar.

Pagi ini, indeks saham berjangka Asia umumnya bergerak tertekan mengikuti pelemahan indeks saham AS semalam. Potensi akan adanya suku bunga acuan AS yang lebih tinggi tahun ini mendorong pelemahan tersebut. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) y/y China bulan Mei yang di bawah ekspektasi pasar juga mendorong pelemahan indeks saham berjangka Hong Kong.

Sore ini data Neraca Perdagangan Inggris bulan April akan menjadi market mover penting untuk poundsterling. Data diprediksi akan terjadi defisit sebesar 10 milyar pounds. Defisit yang lebih besar dari perkiraan bisa mendorong pelemahan nilai tukar poundsterling.

Sementara dari AS, hanya ada data JOLTS Job Openings atau lowongan kerja yang terbuka di bulan April. Selama bulan April diperkirakan terjadi sebesar 5,03 juta pekerjaan. Penurunan jumlah lowongan bisa mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja AS yang menurun.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar