Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Optimisme Shutdown Segera Berakhir

Rabu, 2 Oktober 2013 10:11 WIB
Dibaca 400

Monexnews - Pasar keuangan global masih dibayangi oleh isu shutdown yang kini terjadi di Amerika Serikat (AS).  Isu ini sempat melemahkan dollar AS namun optimisme bahwa shutdown tidak akan berlangsung lama menjadi penggerak yang menguatkan dollar AS. Data PMI manufaktur AS dari ISM semalam juga menjadi penopang dollar AS dimana hasilnya merupakan PMI manufaktur AS yang tertinggi dalam satu tahun, 56,2.

Persoalan debt ceiling ini masih dalam perdebatan setelah Senat (yang didominasi Demokrat) mengembalikan RUU yang diberikan oleh House of Representative (yang di dominasi Republik). Pihak Demokrat tidak menyetujui RUU yang dikaitkan dengan pengurangan program asuransi kesehatan Obamacare. Pertengahan Oktober sekitar tanggal 17 adalah deadline dimana AS terancam dinyatakan bangkrut karena tidak memiliki dana untuk membayar hutang-hutangnya.

Sementara itu dari pasar komoditi emas dilaporkan adanya order jual emas yang sangat besar di bursa COMEX yang membuat harga tertekan sangat dalam lebih dari $40 per troy ons.

Dari Jepang, PM Abe telah menggelontorkan paket stimulus fiskal sebesar 5 triliun yen. Pasar masih pesimis dampak dari stimulus ini terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Pagi ini data neraca perdagangan Australia yang mengalami defisit di atas ekspektasi para ekonom melemahkan nilai tukar dollar Australia. Data yang dirilis -815 juta dollar Australia vs ekspektasi -450 juta dollar Australia.

Sementara data lainnya yang bisa menjadi market mover hari ini adalah data indeks PMI konstruksi Inggris, konferensi pers bank sentral Eropa (ECB) pasca keputusan suku bunga, data perubahan jumlah lapangan pekerjaan AS yang disurvei ADP dan data stok minyak mentah WTI AS. Data-data ini mungkin bisa menggerakan pasar bila isu debt ceiling tidak mendominasi sentimen di pasar.

Data konstruksi Inggris diperkirakan lebih bagus dari sebelumnya, 60,1 vs 59,1 dan bila hasilnya positif akan membantu penguatan sterling. ECB diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan moneternya dan tetap akan mendukung pemulihan ekonomi Eropa. Data pekerjaan AS yang disurvei ADP diproyeksikan mengalami penambahan yang hampir sama dengan bulan sebelumnya.

Dinihari, Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke, akan menyampaikan pidato di suatu konferensi di St. Louis. Pasar tentunya akan menyimak pernyataan Bernanke terkait kebijakan moneter bank sentral dan masalah shutdown pemerintahan AS. Potensi pelemahan ekonomi AS akibat shutdown yang terlalu lama kemungkinan bisa mendorong bank sentral AS kembali memberikan kebijakan no tapering.

 (Ariston Tjendra)

(art)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

pokr 3 Oktober 2013
Terima kasih atas informnya..