Minggu, 19 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Pasar Akan Lebih Teknikal Malam Ini

Selasa, 3 Desember 2013 11:20 WIB
Dibaca 306

Monexnews - Indeks dollar AS mendapatkan momentum penguatan dari rilisan data PMI manufaktur AS yang disurvei ISM yang lebih bagus dari prediksi pasar, 57,3 vs 55,2.  Data ini menunjukkan akitivtas manufaktur di AS masih berekspansi dan mengindikasikan ekonomi AS yang makin sehat sehingga memperbesar peluang kebijakan tapering dilakukan dalam waktu dekat.

Namun penguatan dollar AS ini kemungkinan tidak bertahan lama karena masih banyaknya data-data ekonomi AS penting yang akan dirilis pekan ini dan pergerakan dollar akan mengikuti hasil data-data tersebut.

Pagi ini beberapa data penting telah dirilis. Australia menunjukkan defisit current account-nya yang melebar. Hasil ini tentunya menekan nilai tukar dollar Australia. Pergerakan dollar Australia juga dibayangi keputusan bank sentral Australia (RBA) yang pagi ini menetapkan suku bunga tidak berubah. Namun RBA menyatakan kekhawatirannya mengenai nilai tukar dollar aussie yang masih terlalu tinggi. Selain itu, RBA juga menyebutkan beberapa perkembangan positif pada perekonomian Australia yang bisa menjadi pertanda RBA tidak akan melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat. Ini bisa menjadi penahan pelemahan dollar Australia.

China merilis data PMI sektor jasa yang menunjukkan sektor jasanya masih berekspansi meskipun sedikit di bawah pengukuran bulan sebelumnya. China secara keseluruhan menunjukkan perekonomiannya masih bagus dan mulai stabil sehingga memberikan sentimen positif ke pasar keuangan global.

Malam hari ini tidak ada data ekonomi AS penting yang akan diriilis sehingga pasar akan bergerak secara teknikal selama pasar AS buka. Sementara dari benua Eropa akan dirilis data indeks harga rumah dan PMI konstruksi Inggris serta data jumlah pengangguran Spanyol. Akhir-akhir ini data perumahan Inggris mulai menjadi sorotan karena harga rumahnya mulai naik dan ini bisa menjadi indikator kesehatan ekonomi Inggris. Sementara Spanyol yang tidak diragukan tingkat penganggurannya yang tinggi, akan diperhatikan besaran jumlah penganggurannya pada bulan ini dibandingkan bulan sebelumnya. Hasil yang lebih bagus dari prediksi akan memperkuat kembali nilai tukar sterling dan euro.

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar