Minggu, 19 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Pelemahan Euro Berlanjut

Rabu, 14 Mei 2014 10:52 WIB
Dibaca 238

Monexnews - Pelemahan euro menjadi berkah bagi penguatan indeks dollar AS kemarin. Data survei Sentimen Ekonomi ZEW Zona Euro dan Jerman yang lebih buruk dari perkiraan mendorong pelemahan euro terhadap mata uang utama dunia lebih dalam. Berita bahwa Bank Sentral Jerman akan mendukung kebijakan pelonggaran moneter Bank Sentral Eropa, menambah tekanan turun pada nilai tukar euro.

Sementara dollar AS sempat melemah terhadap yen Jepang semalam karena data Penjualan Ritel AS untuk bulan April dirilis lebih rendah dari proyeksi pasar. Lemahnya data penjualan ritel ini bisa menjadi market mover penekan dollar AS hari ini.

Pagi ini telah dirilis pernyataan dari Gubernur Bank Sentral New Zealand, Graeme Wheeler yang mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan telah membantu menekan inflasi harga perumahan. Komentar ini menyiratkan bahwa kebijakan kenaikan suku bunga telah membantu perekonomian Selandia Baru dan ini mendukung penguatan nilai tukar dollar New Zealand.

Sore ini dari Inggris akan dirilis data Klaim Tunjangan Pengangguran dan Tingkat Pengangguran. Kedua data ini diproyeksikan akan lebih bagus dari rilisan bulan sebelumnya. Dan bila demikian, bisa membantu penguatan nilai tukar Poundsterling. Selain itu, pasar juga menunggu Laporan Inflasi Bulanan dan pidato Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE), Mark Carney. Kedua event ini cukup penting untuk memproyeksikan kebijakan moneter BoE ke depannya.

Dari Zona Euro akan dirilis data Produksi Industri untuk bulan Maret. Data ini diproyeksi mengalami penurunan sebesar 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya. Hasil ini bisa menekan kembali nilai tukar euro. Pasar juga akan menantikan pidato dari Gubernur Bank Sentral Jerman, Jens Weidmann. Pernyataan soal dukungan terhadap kebijakan pelonggaran moneter bisa menekan nilai tukar euro.

Dari AS akan dirilis data PPI untuk bulan April. Data diperkirakan naik 0,2% dibandingkan bulan sebelumnya. Hasil yang di atas prediksi bisa membantu penguatan nilai tukar dollar AS. Selain itu AS juga akan merilis data stok minyak mentah AS mingguan yang pekan ini diprediksi mengalami penurunan stok sebesar 400.000 barel.

Sementara dari bursa saham AS akan dilaporkan earnings untuk perusahaan Cisco System setelah pasar saham ditutup dinihari nanti. Lima hari terakhir ini indeks saham Dow Jones selalu ditutup menguat dan bahkan memecahkan rekor tertinggi baru yang mengindikasikan sentimen positif masih membayangi pergerakan saham AS.

Jadwal earnings selengkapnya: http://www.monexnews.com/calendar/earnings.htm

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar