Selasa, 21 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Penolakan Bailout Bisa Tekan Bursa Saham Global

Senin, 9 Februari 2015 11:02 WIB
Dibaca 256

Monexnews -Data Non-farm Payrolls (NFP) AS yang melebihi prediksi di akhir pekan lalu kembali mendorong penguatan nilai tukar dollar AS. Bagusnya data NFP ini akan mempertahankan peluang Bank Sentral AS untuk menaikan suku bunga acuan. Ini juga mendorong peralihan portofolio dari emas kembali ke dollar AS.

Selain itu, bagusnya data NFP juga mendorong optimisme prospek ekonomi AS dan sempat memberikan sentimen positif ke pasar saham AS. Namun di sisi lain, penolakan pemerintahan baru Yunani terhadap kelanjutan program bailout, kembali memberikan tekanan ke bursa saham global, khususnya Eropa. Hal ini juga bisa memberikan tekanan ke bursa saham Asia pagi ini karena munculnya ketidakpastian di pasar keuangan.

Bursa saham Asia juga mendapatkan sentimen negatif dari hasil neraca perdagangan China bulan Januari yang meskipun memperlihatkan peningkatan surplus, namun data ini memperlihatkan persentase penurunan angka impor dan ekspor yang dalam. Impor China turun 19,9% dan ekspor China turun 3,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sementara harga minyak mentah WTI mendapatkan support dari laporan bahwa jumlah rig pengeboran minyak mentah di AS turun sebanyak 83 rig menjadi 1140 rig. Jumlah ini yang terendah sejak Desember 2011. Harga minyak terjaga di kisaran $52 per barel.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar