Jumat, 24 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Sentimen Negatif Dari Penurunan Inflasi China

Selasa, 10 Februari 2015 10:17 WIB
Dibaca 257

Monexnews - Berita penolakan Yunani terhadap bailout hari Minggu kemarin mendorong kekhawatiran di pasar keuangan. Kekhawatiran ini mendorong sebagian pelaku pasar keluar dari instrumen yang beresiko dan mencari instrumen yang aman. Indeks saham berjangka Nikkei dan Kospi tertekan pagi ini.

Namun Hang Seng pulih berkat laporan adanya suntikan dana dari Bank Sentral China (PBoC) sebesar 80 milyar yuan ke sistem keuangan. Suntikan dana PBoC ini mendorong penguatan dollar Australia pagi ini.

Pasar perlu mewaspadai data inflasi China bulan Januari yang hasilnya di bawah ekspektasi pasar yaitu 0,8% versus 1,1%. Penurunan inflasi di China ini dikhawatirkan mengarah pada deflasi. Hasil ini akan menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan.

Sore hari dari pasar Eropa akan dirilis beberapa data ekonomi penting yang bisa menjadi market mover yaitu data Produksi Industri Perancis, Italia dan Inggris serta data Produksi Manufaktur Inggris. Di tengah bayang-bayang berita penolakan bailout oleh Yunani, data-data ekonomi tersebut bisa menjadi penggerak pasar tambahan.

Malam hari, petinggi Bank Sentral AS dan Kanada akan berpidato membicarakan masalah ekonomi. Bila pernyataan para petinggi ini memberikan indikasi soal kebijakan moneter masing-masing ke depan, pasar akan bereaksi.

Dari bursa saham AS, laporan penghasilan Coca Cola akan dirilis sebelum bursa saham AS dibuka.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar