Sabtu, 25 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Sentimen Positif Pasar Dari Earnings AS

Rabu, 16 April 2014 11:16 WIB
Dibaca 230

Monexnews - Indeks dollar AS semalam sempat mendapatkan tekanan dari buruknya data indeks aktivitas manufaktur di wilayah New York yang jauh di bawah prediksi. 1,3 vs 8,2. Namun indeks dollar AS juga mendapatkan sentimen positif dari data CPI AS yang lebih bagus dari proyeksi, 0,2% vs 0,1%. Sementara Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen, tidak menyinggung soal kebijakan moneter dalam pidatonya sehingga tidak berpengaruh pada pergerakan harga di pasar.

Sentimen positif menaungi pergerakan indeks saham AS karena bagusnya rilisan earnings perusahaan-perusahaan konsumer dan teknologi besar seperti Coca Cola, Intel dan Yahoo. Sentimen positif ini membantu mengangkat indeks saham Asia pagi ini dan menutupi pengaruh negatif dari rilis data GDP China yang mengalami penurunan pertumbuhan GDP pada kuartal 1 dibandingkan kuartal sebelumnya, 7,4% vs 7,7%.

Data China yang kurang impresif ini memberi tekanan turun pada nilai tukar dollar Australia dan New Zealand. Dollar NZ juga mendapatkan sentimen negatif dari data inflasi yang dirilis pagi ini yang di bawah ekspektasi, 0,3% vs 0,5%.

Sementara harga emas mengalami penurunan besar kemarin turun hingga lebih dari 3% dari penutupan hari sebelumnya. Harga emas kemarin mencatat penurunan hingga ke level $1281.67 per troy ons. Selain karena penguatan dollar, juga karena laporan World Gold Council (WGC) yang memperkirakan bahwa permintaan emas dari China sepanjang tahun 2014 akan berkurang. Sentimen ini masih membayangi pergerakan harga emas saat ini.

Siang ini, pasar akan menantikan pidato Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ), Hirohiko Kuroda, di suatu konvensi di Tokyo. Bila Kuroda menyinggung soal penambahan stimulus, yen akan terbantu melemah.

Sore hari, Inggris akan merilis data tenaga kerja, Claimant Count dan Tingkat Pengangguran. Dua data ini akan sangat mempengaruhi pergerakan poundsterling (GBP). Data yang lebih bagus dari prediksi bisa membantu penguatan GBP. Sementara Zona Euro akan merilis data CPI (inflasi). Data ini dalam tren penurunan. Hasil yang di bawah perkiraan bisa semakin menekan nilai tukar euro.

Malam ini, AS akan merilis data perumahan, Ijin Membangun dan data Produksi Industri. Hasil yang lebih positif dari prediksi bisa mengangkat dollar AS. Namun perhatian akan tertuju pada pidato Janet Yellen di hadapan anggota klub ekonomi New York. Seperti biasa, pembahasan soal kebijakan moneter akan memberi dampak pada pergerakan dollar AS.

Bank Sentral Kanada (BoC) akan merilis keputusan suku bunga dan kebijakan moneter yang diperkirakan tetap. Bank of Canada masih mengkhawatirkan soal inflasi yang menurun yang mengindikasikan BoC belum akan menaikan suku bunga dalam waktu dekat dan ini bisa mendorong pelemahan dollar Kanada.

Stok minyak mentah WTI akan dirilis oleh lembaga EIA malam ini dengan proyeksi +1,3 juta barel. Data yang lebih bagus dari proyeksi bisa menekan harga minyak mentah. Namun harga saat ini masih tertopang naik oleh konflik yang masih berlangsung antara Ukraina dengan Rusia.

Sebelum pasar saham AS buka, malam ini, akan dirilis earnings atau laporan penghasilan dari dua bank besar yaitu Bank of America dan Bank of New York Mellon. Sementara sesudah pasar tutup, earnings yang akan mempengaruhi pasar adalah dari IBM. Jadwal earnings selengkapnya: http://www.monexnews.com/calendar/earnings.htm

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar