Minggu, 22 Oktober 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Sentimen Risk Appetite Masuk Ke Pasar Keuangan

Selasa, 1 April 2014 10:14 WIB
Dibaca 185

Monexnews - Beberapa data eknomi penting dari kawasan Asia telah dirilis pagi ini. Data survei manufaktur dan sektor jasa Jepang (Tankan Manufacturing dan Non Manufacturing Index) dirilis lebih bagus dari data kuartal sebelumnya. Data menunjukkan aktivitas mengalami peningkatan tertinggi sejak tahun 2007. Ini memberikan sentimen positif ke Indeks Nikkei, namun pasar masih khawatir bahwa peningkatan aktivitas ini tidak bertahan lama karena pemberlakuan kenaikan pajak penjualan hari ini.

Pemerintah China juga merilis survei aktivitas manufaktur yang hasilnya berbanding terbalik dengan survei yang dilakukan HSBC yang dirilis 45 menit kemudian. Data dari pemerintah China menunjukkan aktivitas manufaktur masih bertumbuh sementara HSBC mengindikasikan aktivitas manufaktur masih terjadi kontraksi. Hasil yang kontradiktif ini tidak menekan indeks saham Hang Seng karena pasar menyakini pemerintah China akan segera menggelontorkan stimulus untuk memperbaiki ekonominya.

Dari AS, Janet Yellen, Gubernur Bank Sentral AS , semalam memberikan penekanan bahwa Fed masih mendukung pelonggaran moneter untuk membantu menciptakan lapangan pekerjaan dan memulihkan ekonomi. Pernyataan Yellen ini memberikan sentimen positif ke pasar saham AS dan mendorong sentimen minat terhadap resiko (Risk Appetite)  masuk ke pasar. Ini pula yang menekan turun harga emas.

Sebentar lagi, Bank Sentral Australia (RBA) akan merilis keputusan dan pernyataan mengenai kebijakan moneternya. Dalam rapat kebijakan moneter sebelumnya, RBA tidak lagi mengindikasikan perlunya pemangkasan suku bunga. Namun kekhawatiran terhadap nilai tukar yang tinggi masih didengungkan. Pernyataan RBA pasca keputusan suku bunga bisa menjadi market mover nilai tukar AUD.

Sore hari, dari Zona Euro akan dirilis data PMI manufaktur untuk Spanyol dan Italia yang diproyeksikan masih bertumbuh. Hasil yang lebih bagus dari proyeksi tentunya bisa mendukung nilai tukar euro. Selain itu, data tingkat pengangguran dari Zona Euro dan Jerman juga akan dirilis. Semakin kecil jumlah pengangguran, semakin bagus untuk euro.

Selain Zona Euro, Inggris dan AS juga akan merilis data survei aktivitas manufaktur. Pasar memproyeksikan aktivitas manufaktur di kedua negara ini masih bertumbuh. Bagusnya data PMI tentu akan semakin menguatkan sentimen minat terhadap resiko.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar