Senin, 20 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Shutdown Berakhir, Aset Beresiko Menguat

Kamis, 17 Oktober 2013 10:27 WIB
Dibaca 356

Monexnews - Kesepakatan batas atas utang AS akhirnya tercapai pagi tadi atau malam hari waktu Washington. Senat dan DPR AS telah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk menaikan batas atas utang sementara dengan kesepakatana akan membiayai pemerintah federal hingga 15 Janurari 2014 dan batas atas utang AS akan tersentuh kembali sekitar tanggal 7 Februari 2014.

Meski kesepakatan ini bersifat temporer namun telah meloloskan AS dari status default. Dan ini melegakan pelaku pasar keuangan global. Aset-aset beresiko terutama saham kembali diburu. Pagi ini indeks saham Asia menguat. Shutdown operasional pemerintahan federal AS pun telah berakhir. Aktivitas pemerintahan akan kembali berjalan normal.

Dengan berakhirnya masalah debt ceiling (untuk sementara waktu), perhatian pelaku pasar akan kembali ke data-data ekonomi AS dan kebijakan moneter bank sentral AS. Belum diketahui pasti kapan pemerintah AS akan kembali merilis data-data ekonominya, tapi yang pasti tidak akan lama lagi. Shutdown pemerintahan AS selama 16 hari memberikan dampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi AS. Bank sentral AS akan mengkaji dampaknya sebagai bahan pertimbangan untuk mengurangi stimulus di samping mengkaji data-data ekonomi AS. Waktu dimulainya kebijakan tapering masih tanda tanya tapi kemungkinan tidak di akhir bulan ini. Federal Reserve dalam laporan Beige Book-nya yang dirilis dinihari tadi mengungkapkan sekitar sepertiga negara bagian mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat sepanjang September hingga awal Oktober.

Market mover lainnya hari ini adalah data penjualan ritel Inggris, data klaim tunjangan pengangguran AS, dan data indeks manufaktur wilayah Philadelphia AS. Nasib sterling akan ditentukan oleh data penjualan ritelnya sore nanti yang diperkirakan akan mengalami kenaikan 0,5% dibandingkan bulan sebelumnya yang turun 0,9%. Sterling bisa menguat kembali jika data melebihi prediksi. Sementara kekuatan dollar akan ditentukan malam ini oleh data klaim tunjangan pengangguran dan data indeks manufaktur Philadelphia. Data yang bagus akan membantu penguatan dollar AS.

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar