Sabtu, 25 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Shutdown Di Depan Mata

Selasa, 1 Oktober 2013 9:57 WIB
Dibaca 367

Monexnews - Kesepakatan batas atas utang AS masih belum juga tercapai. Amerika Serikat harus bersiap dengan penutupan sebagian operasional pemerintahan setelah lewat tanggal 1 Oktober hingga kesepakatan tercapai. Potensi shutdown ini bisa melemahkan ekonomi AS dan juga mungkin bisa menjadi faktor penunda kebijakan tapering bank sentral AS. Kekhawatiran pasar terhadap isu ini masih membayangi pergerakan indeks saham AS, Eropa, dan regional Asia serta menekan indeks dollar AS.

Pagi ini indeks Nikkei Jepang mendapatkan sentimen positif dari data survei Tankan sektor manufaktur yang naik ke level 12 melebihi prediksi 7 dan data bulan sebelumnya 4. Survei Tankan ini menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur Jepang sudah mulai berekspansi kembali.

Sementara data manufaktur China yang dirilis pagi ini cukup bagus masih di atas data yang lalu, 51,1 vs 51,0, namun sedikit di bawah ekspektasi pasar, 51,5. Data ini memberikan sentimen positif bagi dollar Australia. Untuk indeks Hang Seng dan China tidak berpengaruh karena hari libur besar menyambangi Hong Kong dan China hari ini.

Dollar Australia juga mendapatkan sentimen positif dari data penjualan ritelnya yang bagus hari ini 0,4% vs ekspektasi 0,3%. Pasar juga sedang menantikan hasil rapat kebijakan moneter bank sentral Australia yang akan dirilis sekitar pukul 11.30 WIB.

Dari kawasan Eropa akan dirilis beberapa data indeks PMI manufaktur di Spanyol, Italia, Swiss dan Inggris yang rata-rata diekspektasikan positif di atas data bulan sebelumnya dan masih di jalur ekspansi. Bila data yang keluar sesuai dengan ekspektasi tentunya memberikan dorongan penguatan bagi nilai tukar euro dan sterling. Di samping itu, Jerman juga akan merilis perubahan jumlah penganggurannya. Data diproyeksikan turun 5 ribu orang lebih bagus dari bulan sebelumya yang naik 7 ribu orang.

Pasar juga memperhatikan situasi politik di Italia yang masih memanas yang bisa menjadi faktor pelemah nilai tukar euro dan indeks saham di Eropa.

Sementara dari AS juga akan dirilis data indeks PMI manufaktur dari ISM. Data ini diproyeksikan sedikit di bawah data bulan lalu, 55,3 vs 55,7. Bila data yang keluar sesuai proyeksi, masih terbilang bagus karena tidak terlalu jauh perbedaannya dengan data bulan sebelumnya dan hasilnya bisa memberikan sentimen positif bagi nilai tukar dollar dan indeks saham AS.

 (Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar