Sabtu, 18 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers : Sterling Nantikan BoE Minutes

Rabu, 23 Juli 2014 11:02 WIB
Dibaca 200

Monexnews - Bursa saham Asia menguat setelah data inflasi dan penjualan rumah AS membuat investor lebih yakin dengan keberlanjutan pemulihan ekonomi Paman Sam. Inflasi tahunan AS stabil di level 2,1% dan ini berhasil meredakan kecemasan akan potensi kenaikan suku bunga Fed yang lebih cepat dari seharusnya. Penjualan rumah AS (versi existing home sales) naik 2,6% dan ini dapat sinyalkan masih tangguhnya perekonomian Paman Sam. Optimisme terhadap outlook perekonomian AS berhasil menopang kinerja Wall Street tadi malam dan juga turut menjaga penguatan Dollar AS.

Meski demikian, investor masih terlihat waspada dengan resiko geo-politik dunia. AS utarakan akan membeberkan bukti yang akan mendukung klaim bahwa misil yang menjatuhkan pesawat sipil Malaysia berasal dari wilayah pemberontak Ukraina. Di lain pihak,  Israel mengatakan belum ada perkembangan atas rencana gencatan senjata yang diusulkan oleh AS dan Mesir. Resiko geo-politik ini masih berikan sentimen positif bagi emas sehingga mungkin dapat mencegah kejatuhan harga logam mulia yang terlalu dalam.

Sementara itu, aussie menguat setelah data inflasi Australia pagi ini mengembalikan harapan akan potensi kenaikan suku bunga RBA yang lebih cepat dari seharusnya. Meski tidak setinggi prediksi 3,1%, inflasi tahunan Australia mencatatkan kenaikan 3,0% untuk kuartal kedua 2014.Dengan inflasi yang berada di batas atas target inflasi RBA 3% maka ini dapat mendorong bank sentral Australia untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga. 

Fokus hari ini akan tertuju kepada poundsterling menjelang publikasi minutes BoE (jam 15.30 WIB). Jika minutes dapat menunjukan keinginan eksplisit dari petinggi bank sentral Inggris untuk menaikan suku bunga lebih cepat dari seharusnya maka ini dapat memicu penguatan sterling. Pidato BoE’s Carney (jam 18.45 WIB) mungkin dapat memberikan petunjuk tambahan atas outlook kebijakan moneter BoE.

Data penyaluran kredit perumahan (jam 15.30 WIB) dan penjualan ritel Inggris (jam 17.00 WIB) juga akan dinantikan investor. Jika data kredit perumahan dan penjualan ritel dapat menegaskan berlanjutnya pemulihan Inggris maka ini dapat memberikan sentimen positif untuk GBP/USD.

Di lain pihak, Dollar Kanada menantikan data penjualan ritel Kanada (jam 19.30 WIB). Prediksi menunjukan penjualan ritel Kanada akan mengalami perlambatan dan ini mungkin dapat memberikan sentimen negatif untuk USD/CAD.

Sementara itu, data crude oil inventory AS akan mendapatkan perhatian khusus bagi investor minyak. Inventory AS dapat memberikan petunjuk lebih lanjut akan kondisi supplai di negara konsumen minyak terbesar di dunia tersebut.

Musim laporan keuangan masih akan mewarnai pergerakan Wall Street. Investor mungkin akan menunjukan reaksi negatif setelah Apple mencatatkan kenaikan pendapatan yang lebih kecil dari estimasi. Reaksi positif dapat dialami Microsoft setelah perusahaan optimis dapat memperbaiki kinerja Nokia yang telah diakuisisi perusahaan. Boeing, Pepsi, At&T, Facebook, Qualcomm, Dow Chemical, dan Freeport-McMoran dijadwalkan merilis laporan keuangan untuk kuartal kedua 2014 nanti malam. Jika laporan keuangan sinyalkan optimisme perusahaan maka ini dapat menjaga sentimen bullish di Wall Street.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini:http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar