Selasa, 21 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Ujian Sterling Sore Ini

Rabu, 13 November 2013 11:22 WIB
Dibaca 321

Monexnews - Indeks dollar AS masih melakukan konsolidasi karena ketiadaan data ekonomi penting AS di awal pekan ini. Hari ini juga data ekonomi penting AS tidak ada yang dirilis, hanya data stok minyak mentah mingguan AS yang dirilis.

Market mover masih seputar sentimen tapering di Desember yang masih belum hilang dari pasar. Kemarin, Presiden Federal Reserve cabang Atlanta, Dennis Lockhart, memprediksi Fed akan memulai memangkas sebagian stimulus $85 milyar pada Desember nanti. Pasar juga masih akan menantikan acara tanya jawab, testimoni, antara parlemen AS dengan Janet Yellen sebagai calon pengganti Ben Bernanke sebagai gubernur bank sentral yang baru yang akan berlangsung besok malam. Pasar akan mencari indikasi kemana arah kebijakan Fed selanjutnya di bawah Yellen.

Hari ini, yen Jepang masih mengalami pelemahan terhadap dollar AS yang membantu mendorong penguatan indeks saham Nikkei. Data pesanan mesin Jepang yang dirilis pagi ini di bawah perkiraan pasar, turun 2,1% vs -1,8%. Data sebelumnya menunjukkan kenaikan pesanan 5,4%. Hasil ini bisa memberikan sentimen negatif ke Nikkei.

Hasil sidang besar para pemimpin Partai Komunis China (PKC) kemarin terlihat mengecewakan pasar karena pasar tidak mendapatkan rincian perubahan kebijakan yang akan dilakukan China untuk menahan laju pelambatan ekonomi China. Indeks Hang Seng mendapatkan sentimen negatif pagi ini karena hasil sidang tersebut.

Sore ini, sekali lagi poundsterling akan diuji oleh beberapa data ekonomi Inggris. Data klaim tunjangan pengangguran dan tingkat pengangguran Inggris bisa mempengaruhi pergerakan sterling yang kemarin mendapatkan tekanan karena melemahnya tingkat inflasi. Data klaim tunjangan pengangguran diprediksi turun 30.200 klaim sementara tingkat penganggruan diperkirakan tetap 7,7%. Gubernur Bank Sentral Inggris, Mark Carney, akan menyampaikan pernyataan mengenai keadaan ekonomi dan inflasi Inggris yang tentu saja akan menjadi sorotan pelaku pasar. Bila terdapat indikasi kemungkinan tidak adanya perubahan kebijakan dalam waktu dekat, sterling bisa terkerek naik kembali.

Dari zona euro, Gubernur Bank Sentral Jerman akan menyampaikan makalah mengenai keadaan terkini di zona euro. Pandangan dari gubernur bank sentral Jerman ini biasanya bisa mempengaruhi pandangan gubernur bank sentral lainnya yang tergabung dalam Bank Sentral Eropa (ECB). Oleh karena itu, pasar akan memperhatikan dengan seksama pidato dari Weidmann ini dan berpeluang menggerakan nilai tukar euro.

 

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar