Selasa, 25 Juli 2017

market-outlook  Market Outlook

Apakah Reli USDJPY Telah Berakhir?

Kamis, 23 Mei 2013 23:20 WIB
Dibaca 702

Monexnews -

Pergerakan mata uang yang terbesar hari ini tampak pada mata uang  Yen Jepang, dipengaruhi oleh kemerosotan indeks saham Nikkei sebesar 7% memicu gelombang deleveraging pasar keuangan seiring kepanikan yang melanda para investor global.

Hal yang cukup menarik adalah pada pergerakan tersebut tidak ada yang melakukan aksi risk aversion dengan membeli Dollar AS, suatu mata uang yang secara umum menunjukkan kinerja positif pada situasi pengalihan resiko. Alasan utama dibalik pergerakan ini adalah reduksi posisi para investor karena selama sebulan terakhir kebanyakan investor telah menambah eksposur terhadap Dollar AS.

Akibatnya terjadi profit taking untuk mengurangi eksposur terhadap Dollar AS, namun pertanyaan sesungguhnya adalah apakah apakah pairing USDJPY telah menyentuh titik tertingginya dan reli USDJPY dapat dianggap sudah berakhir?

Untuk menganalisa kondisi ini pertama-tama kita perlu pahami bahwa faktor yang memicu aksi sell-off pairing USDJPY yakni lonjakan yield Treasury AS sebesar 10 bps paska komentar Bernanke kemarin, sehingga memicu terjadinya gap pada yield bonds Jepang (JGB) yang akhirnya memicu sell-off Nikkei dan juga pairing USDJPY. Selain itu lemahnya indeks PMI China turut menambah sentimen negatif dan memicu risk aversion pada USDJPY.

Berdasarkan laporan kementerian Keuangan Jepang terdapat indikasi bahwa investor domestik Jepang menjadi net seller pada sejumlah foreign bonds di minggu lalu, dengan jumlah volume yang sama dengan net buy yang dilakukan pada 3 minggu sebelumnya.

Maka reversal pairing USDJPY tidak hanya sekedar bersifat teknikal, melainkan juga ditopang oleh faktor fundamental dan berpotensi meneruskan koreksi ke level psikologis 100.00 atau bahkan ke level support long term di 98.50. Bagaimanapun pelemahan USDJPY kemungkinan akan terbatas di level tersebut mengingat adanya divergensi kebijakan moneter AS dan Jepang, apalagi kenaikan yield JGB hari ini juga kemungkinan justru menambah minat BoJ untuk semakin agresif melonggarkan moneter.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

Arief Novriandy 24 Mei 2013
Sepakat. Penguatan Yen yang cukup tajam justru akan membuka ruang dan peluang untuk membuka posisi long pada USDJPY dan GBPJPY.