Rabu, 26 Juli 2017

market-outlook  Market Outlook

APEC Dan Rapat Bank Sentral Menjadi Sentra Fokus Asia Pekan Ini

Senin, 10 November 2014 18:06 WIB
Dibaca 1109

Monexnews -

Sejumlah data ekonomi penting dari negara-negara besar di Asia dan rapat bank sentral termasuk pertemuan puncak para pemimpin dunia, akan menjadi pusat perhatian pasar pada pekan ini.

Sebanyak 21 pemimpin dunia dari negara-negara yang tergabung dalam kelompok APEC akan bertemu di Beijing pada 11 November untuk membahas agenda utama seperti integrasi ekonomi dan reformasi prospek pertumbuhan. Selain itu, KTT Pemimpin G20 juga akan digelar di Brisbane, Australia pada 15-16 November.

Mengawali pekan ini, China telah merilis beberapa indikator inflasi bulan Oktober yang hasilnya cukup mengecewakan. Data CPI y/y bulan Oktober kembali berada di level rendah dalam 5 tahun dan tidak berubah dari bulan sebelumnya di angka 1.6%. Data tersebut sekaligus meredakan kekhawatiran terhadap ancaman deflasi di negeri terbesar ke-2 dunia.

Sedangkan data ekspor dan impor bulan Oktober yang di rilis Sabtu lalu (08/11) mengalami penurunan, namun neraca perdagangan China justru mengalami kenaikkan surplus sebesar $45.41 milyar dari bulan sebelumnya sebesar $31.0 milyar.

Rilisan inflasi China juga dibarengi oleh data PPI y/y yang terus kian merosot sejak Februari 2012 lalu akibat tergerusnya harga komoditas, over-kapasitas dan menurunnya tingkat permintaan. Selain itu, China masih menyisakan data fixed asset investment (FAI), retail sales dan industrial output yang sedianya akan tayang pada hari Kamis.

Sedangkan Hong Kong di jadwalkan merilis data GDP kuartal III pada hari Jumat dan diperkirakan mencatat pertumbuhan meski perekonomian kota itu sempat lumpuh sepanjang bulan September-Oktober akibat aksi demontrasi yang dimotori oleh kalangan pro-demokrasi.  

Di Jepang, fokus investor akan tertuju ke rilisan data current account (Selasa) dan machinery orders (Kamis) dimana angka surplus current account diperkirakan naik, sedangkan data pesanan produksi mesin diproyeksikan merosot sepanjang bulan September lalu.

Sementara bank sentral dari negara Korea Selatan dan Indonesia masing-masing akan menggelar rapatnya pada hari Kamis, dan kedua bank sentral tersebut diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga pada kisarannya saat ini.
(DaruWibisono)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar