Monexnews - Di perdagangan Asia (Senin, 10/08), dollar Australia (Aussie) nampak kian terkikis dari level tertinggi dalam 4-bulan terakhir terutama lantaran isu perlambatan dunia mulai merebak kembali di pasar.
Hal itu ditegaskan setelah tadi pagi angka GDP Jepang muncul mengecewakan dengan menyusut jauh dari kuartal sebelumnya. Sementara data-data ekonomi dari Amerika dan China yang kurang memuaskan sepanjang pekan lalu, turut masih membebani pergerakan pasar hari ini.
Hari Jumat lalu pertumbuhan ekspor China muncul jauh lebih buruk dari ekspektasi, sehingga hal itu menambah tanda-tanda perlambatan pada ekonomi terbesar ke-2 di dunia itu. Ekspor China hanya tumbuh 1% pada bulan Juli dari setahun lalu, dan 11,3% pada bulan Juni.
Alhasil, laporan China tersebut telah mendasari kerapuhan prospek ekonomi Asia saat ini, sehingga dengan Aussie di level saat ini, mungkin akan menunjukkan bias penurunan. Aussie kini bergerak lemah di area $1.0540, lebih rendah dibanding penutupan hari Jumat di level $1.0577.(Dar)

Komentar