Rabu, 29 Maret 2017

breaking-news Indeks Kepercayaan Konsumen AS melonjak ke 125.6 di bulan Maret, melampaui estimasi 114.0

market-outlook  Market Outlook

BoJ Dapat Menambah Stimulus Di 2014

Selasa, 10 Desember 2013 11:58 WIB
Dibaca 749

Monexnews - Survei Reuters terakhir menunjukan hampir 2/3 perusahaan di Jepang memperkirakan Bank of Japan akan menambah stimulus moneter di 6 bulan pertama 2014. Ini tentunya menegaskan tekanan pasar agar bank sentral Jepang tetap menjadi mesin penggerak perekonomian Jepang seiring Perdana Menteri mulai naikan pajak penjualan tahun depan. Pertumbuhan ekonomi Jepang yang melambat di kuartal ketiga 2013 dan inflasi yang masih berada dibawah target juga dapat berikan alasan tambahan bagi BoJ untuk luncurkan Quantitative Easing II.

Jepang akan mulai naikan pajak penjualan dari 5% menjadi 8% pada bulan April 2014 sebelum menaikanya kembali menjadi 10% pada bulan Oktober 2015. Namun, kebijakan kenaikan pajak tersebut dapat menggerogoti daya beli masyarakat Jepang di tengah rapuhnya momentum pemulihan ekonomi terbesar No.3 di dunia tersebut. Saat ini, BoJ masih menjalankan program pembelian obligasi sebesar ¥60 hingga ¥70 trilliun per tahun demi mengeluarkan ekonomi Jepang dari stagnasi dan ancaman deflasi. Survei menunjukan pasar mengantisipasi BoJ dapat bertindak secepatnya di bulan April di saat bank sentral menerbitkan outlook pertumbuhan ekonomi dan inflasi Jepang. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar