Senin, 24 Juli 2017

market-outlook  Market Outlook

Draghi menyelamatkan Euro dari keterpurukan $1.30, akankah bertahan?

Jumat, 8 Maret 2013 14:56 WIB
Dibaca 797

Monexnews - Euro Lompat ke level tertingginya pada minggu ini pada 1.3112 terhadap dollar pada hari Kamis lalu, setelah mencatat kenaikan lebih dari 1% dalam sehari, hal yang hanya terjadi 1 kali sebelum tahun ini.

Berupahnya persepsi dalam memegang mata uang Euro terjadi sebagai reaksi dari kometar Ketua ECB Mario Draghi yang tidak se-dovish daripada perkiraan pasar pada pidato kebijakan moneter nya, yang menghasilkan suku bunga yang tidak berubah pada level 0.75%.

Walaupun pemotongan suku bunga menjadi pertimbangan dari beberapa anggota pada bulan Maret, pasar terfokus pada hal lainnya. Pertama, penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi eropa bersama tingginya ekspektasi inflasi tidak bagus untuk Euro, yang sebelumnya telah melemah, tetapi, pandangan optimis untuk pertengahan ke-2 tahun ini memicu pergerakan naik Euro.

Penyebab besarnya aliran dana ke Euro disebabkan penjelasan oleh Asraf Laidi” ketika Draghi tidak menyebutkan ‘ apresiasi untuk Euro’ sebagai faktor resiko turun pada pertumbuhan harga seperti yang dilakukan mereka (ECB) pada bulan Febuari.”

“Tidak banyak menyebutkan faktor-faktor penyebab resiko turunya harga secara alami menjadi lebih positif bagi mata uang, terutama ketika apresiasi mata uang tersebut tertinggal jauh sebagai faktor yang distingtif dari bulan lalu ke sekarang.” Ucapnya, Ashraf juga memberikan tanda pada 1.2900-1.3200 sebagai range baru pada EUR/USD hingga kejelasan lebih jauh tentang pemilu tahap 2 untuk Itali, sebagai salah 1 point penting.

Seiring makin banyaknya tanggapan terhadap kemungkinan pemulihan jangka pendek pada Euro, para ahli stategi pada Nomura masih berpendapat bahwa prediksi mereka saat ini pada 1.28 untuk kuartal 2 dan 1.25 untuk kuartal 3 masih dapat terjadi, menambahkan” Kami masih mencari peluang peluang untuk men-jual EUR pada ralli-ralli nya” mereka berpendapat bahwa Euro berada dalam rezim baru kurang performa pertumbuhannya sebagai kunci utama.

Apakah dapat atau tidaknya pemulihan Euro lebih jauh atau malah dollar US menjadi mata uang yang paling di dukung, Nomura Bank berpendapat bahwa masih menanti data dari non-farm payroll untuk menutup minggu ini, yang diekspektasikan sedikit naik, terutama setelah data ADP pembayaran gaji swasta yang kuat pada laporan sebelumnya.

 (gsy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar