Sabtu, 25 Maret 2017

market-outlook  Market Outlook

Indeks Menguat, Investor Emas 'Lompat' ke Pasar Saham

Jumat, 10 Mei 2013 12:38 WIB
Dibaca 762

Monexnews - Harga emas mulai bangkit dari level terendah di bulan April 2013, akan tetapi belum ada tanda-tanda minat beli dari investor komoditi sampai saat ini. Sebagian besar pelaku pasar sedang asyik-asyiknya memainkan aset ekuitas di tengah lonjakan tinggi indeks saham global.

Sejak merosot sampai $1321.50 per ons pada tanggal 16 April lalu, harga emas berangsur stabil dan menguat sampai 11%. Pun demikian, aliran dana keluar dari aset logam mulia makin deras sebagaimana dialami oleh SPDR Gold Trust. Perusahaan pengelola aset berbasis emas ini mencatat penurunan aset dana kelolaan lebih dari $4.4 miliar. Eksodus modal seperti ini memang bukan merupakan sesuatu yang baru. Bulan lalu, GLD juga mengalami periode penarikan dana sampai $8.8 miliar sehingga total aset kelolaan yang keluar sepanjang tahun ini mencapai total $14 miliar. Oleh karena itu pula, GLD tidak lagi menduduki posisi pengelola simpanan emas terbesar ke-enam dunia. Bahkan jika dihitung secara keseluruhan, total simpanan emas seluruh perusahaan ETF kini lebih rendah dibandingkan cadangan emas yang dimiliki oleh China.

Berikut adalah grafik penurunan dana kelolaan emas GLD sejak tahun 2004 hingga November 2012 (sumber: CNBC): 

 

Sementara dari sisi jumlah simpanan emas nasional, Amerika Serikat masih menjadi negara dengan volume emas terbesar. China sendiri masuk dalam lima negara dengan cadangan emas terbanyak dan konsisten melakukan aksi beli dalam beberapa bulan terakhir. Berikut ini adalah tabel institusi dengan simpanan emas terbesar sejagad:  

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar