Kamis, 19 Oktober 2017

market-outlook  Market Outlook

Konflik Suriah Meluas, Harga Minyak Akan Terus Naik

Kamis, 29 Agustus 2013 11:23 WIB
Dibaca 1108

Monexnews - Kekhawatiran pasar dunia terus meningkat lantaran intervensi Amerika Serikat (AS) dalam konflik Suriah dapat memicu peperangan yang lebih luas lagi. Hari ini pasar dunia kembali di gegerkan oleh pernyataan pemerintah Iran yang akan menggempur Israel bila AS memutuskan untuk menyerang Suriah.

Seperti yang dilansir Dow Jones Newswires dalam mengutip media Iran, Kepala staff militer Iran, Mayor Jenderal Hassan Firouzabadi mengatakan, "Setiap serangan terhadap Suriah akan membakar Israel." Demikian juga, Duta Besar Suriah untuk PBB Bashar Ja'afari yang menuturkan akan membela bangsanya ketika ditanya apakah pasukan Suriah akan menyerang Israel sebagai balasan atas serangan AS.

Sementara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan di hari Selasa lalu bahwa Israel akan "merespon dengan kekuatan penuh" setiap ada serangan tersebut, menurut pernyataan yang dikutip dari Los Angeles Times.       

Konflik di Timur Tengah yang akan terus menjalar tersebut diprediksi akan memacu naiknya harga minyak mentah dunia. Ketegangan yang terjadi di negara Suriah membuat kalangan investor kini khawatir suplai minyak dari negara-negara Timur Tengah akan tersendat. Sehingga dampaknya akan menipiskan stok cadangan minyak dalam negeri dari sisi negara pengimpor minyak.

Pada sesi perdagangan Asia (Kamis, 29/8), harga minyak terpantau di kisaran $109.41/barrel setelah sesi kemarin melejit hingga $112.24/barrel dan berakhir di tutup pada level $109.48/barrel.(dar)   

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar