Monexnews - Memasuki sesi Eropa (Senin, 30/07), Euro masih nampak terkoreksi tipis ke area $1.2275 setelah sesi pagi sempat mencatat kisaran tinggi $1.2340 pasca pernyataan Presiden ECB pekan lalu yang berjanji pihaknya akan melakukan apa saja guna meyelamatkan mata uang tunggal.
Pernyataan tersebut turut menaikkan harapan bahwa ECB dalam pertemuannya hari Kamis nanti (02/08) akan mengambil langkah agresif untuk membantu mengurangi besarnya beban hutang Spanyol dan negara-negara lainnya. Dimana saat ini sejumlah negara di kawasan euro terutama Spanyol tengah menghadapi lonjakan yield obligasi yang bisa mengancam terhambatnya upaya restrukturisasi fiskal.
Berkat rally Euro selama tiga sesi beruntun, menyebabkan sejumlah indikator teknikal (harian) turut mengalami perubahan atau reversal. Selain indikator harian Stochastic, dan MACD, kini indikator lain serperi Moving Average mulai menunjukkan perubahan kurva untuk beralih menjadi uptrend.
Sehingga dengan kondisi demikian, peluang rally untuk Euro nampak akan berlanjut setidaknya masih berpotensi ke resisten 1.2315 kemudian 1.2340, atau bahkan kembali bertandang ke 1.2390-an. Sedangkan bila tejadi koreksi, Euro kemungkinan akan terperosok ke level-level tahanan yang merupakan proyeksi retracement dari Fibonacci berdurasi 1 jam, yang ditarik dari titik terendah tanggal 24 juli pada 1.2042 hingga tertinggi 1.2389 pada akhir pekan lalu.
Dan dari proyeksi tersebut di dapat beberapa tahanan support misalnya support pertama terdekat pada 1.2260 (Fibo 38.2%) kemudian 1.2215 (Fibo 50%) dan tahanan support ke III pada 1.2175 (Fibo 61.8%).(Dar)
Grafik mata uang Euro, EURUSD (H1); sumber MonexTrader


Komentar