Rabu, 18 Oktober 2017

market-outlook  Market Outlook

'Krisis Siprus Berkah bagi Amerika'

Selasa, 26 Maret 2013 13:30 WIB
Dibaca 1443

Monexnews - Musibah yang diterima oleh Siprus tidak selalu berdampak buruk bagi pelaku bisnis dan keuangan dunia. Di masa depan, krisis di negara perekonomian terkecil ke-3 zona Euro ini bisa menjadi berkah bagi negara lain, termasuk Amerika Serikat.

Pendapat tersebut dilontarkan oleh analis perbankan veteran, Dick Bove, beberapa saat lalu kepada CNBC. Menurutnya, program dana talangan Siprus berdampak bagus bagi bank-bank asal Amerika karena kekhawatiran soal keamanan dana di Eropa akan menggiring uang nasabah dari Eropa ke Amerika.

Pemangkasan dana nasabah oleh Uni Eropa merupakan cermin betapa tidak ada aset yang benar-benar aman dari ancaman krisis. Meskipun kesalahan sistemik diprakarsai oleh pelaku perbankan dan pemerintah, pihak nasabah mau tidak mau dipaksa menerima kerugian dalam jumlah besar. Padahal semestinya mereka mendapat imbalan bungan dari kontribusinya terhadap pasar kredit nasional.

"Krisis ini merupakan berkah bagi bank-bank Amerika, karena Eropa sudah sama seperti Amerika latin pada zama dulu," ujar Bove. Opininya tersebut mengacu pada peralihan dana dari Amerika Selatan ke Amerika Serikat saat krisis perbankan terjadi beberapa tahun silam. Oleh karena itu, Bove tidak akan kaget apabila lalu lintas modal ke negeri Paman Sam semakin deras dalam beberapa bulan ke depan. Masih menurut Vice President Rafferty Capital ini, 'pemotongan' uang nasabah seperti yang terjadi di Siprus merupakan gagasan yang salah. Uang nasabah di bank dan obligasi adalah sumber pendanaan kredit utama perbankan suatu negara. Jika keberadaannya dikurangi, maka roda perekonomian tidak akan berjalan dengan baik. "Anda harus melindungi nasabah dan investor obligasi karena tanpa mereka tidak akan ada ketersediaan uang," tambah Bove. Adapun bank yang diyakini oleh Bove paling diuntungkan oleh krisis Siprus adalah Citigroup, yang sudah memiliki jaringan kuat di pasar investasi.

Pendapat analis ulung itu juga diamini oleh Ed Ponsi, Direktur Pelaksana Barchetta Capital Management. Menurut Ponsi, krisis Eropa hanya akan membuat aliran dana berbalik ke Amerika atau secara istilah 'jual bank Eropa, beli bank Amerika'.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar