Minggu, 26 Maret 2017

market-outlook  Market Outlook

Meski Dilanda Resesi, Fokus Pasar Tetap ke Jepang Pekan Ini

Senin, 24 November 2014 16:38 WIB
Dibaca 796

Monexnews -

Euphoria menyambut pemangkasan suku bunga China kemungkinan masih akan mewarnai sentimen pasar Asia sepanjang pekan ini setelah pada hari Jumat lalu (21/11), People's Bank of China (PBOC) menurunkan suku bunga acuan yang merupakan kebijakan pemangkasan untuk kali pertama sejak 2012 silam.

Adapun langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk mendongkrak kinerja perekonomian domestik, sekaligus untuk mengantisipasi adanya proses perlambatan ekonomi China yang kini mulai berdampak terhadap negara-negara eksportir yang memiliki pasar utama China.

Bank sentral China (PBOC) menurunkan suku bunga deposito bertenor 1-tahun sebesar 25 basis poin menjadi 2,75%, dan suku bunga pinjaman bertenor 1-tahun sebesar 40 basis poin menjadi 5,6%. Kebijakan itu pun sontak menaikkan harapan investor di negara lain bahwa permintaan sektor komoditas setidaknya akan meningkat di negeri tirai bambu.

Namun di tengah euphoria tersebut, kalangan investor juga akan memperhatikan sejumlah data ekonomi yang akan rilis dari negara Jepang yang harapkan akan menjadi gambaran terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV.

Minggu lalu, kalangan pelaku pasar sempat dikejutkan oleh data GDP kuartal III Jepang yang kembali berkontraksi di angka tahunan sebesar (-1.6%), sehingga menempatkan Jepang kini berada di zona resesi. Dan efek dari resesi ekonomi tersebut mendorong PM Shinzo Abe menunda kebijakan kenaikkan pajak penjualan serta mendesak pemilu dipercepat.      

Dari negeri sakura Jepang, setidaknya data inflasi, angka tenaga kerja, belanja rumah tangga, retail sales dan industrial output bulan Oktober semuanya akan di rilis pada hari Jumat (28/11). Sedangkan Bank of Japan (BOJ) akan merilis ‘minutes’ atas pertemuan rapat 31 Oktober lalu pada hari Selasa (25/11).

Sementara negeri gingseng Korea Selatan juga akan merilis data consumer sentiment, current account, aktivitas manufaktur dari BOK, industrial dan service output yang sedianya akan tayang mulai hari Selasa hingga Jumat. Dan tak ketinggalan, Hong Kong akan merilis data ekspor-impor di hari Selasa dan money supply di hari Jumat.   
(dar)

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar